Tri berhasil mengajak hingga 1.200 generasi muda untuk membuat dan mengunggah konten kreatif di media sosial TikTok, hingga berhasil memecahkan rekor Muri.
SETELAH sukses menyelenggarakan roadshow Festival Generasi Happy di lima kota besar Indonesia pada tahun lalu, kini, Tri melanjutkan euforia program Generasi Happy dengan mengadakan Generasi Happy TikTok Challenge.
Dengan penetapan HarteNas ini, Tri juga semakin mengukuhkan komitmennya dalam memberikan dukungan penuh kepada generasi muda untuk menunjukkan potensi mereka dan membuka lebih banyak peluang di dunia digital. Program ini merupakan kompetisi yang dapat diikuti oleh pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa atau siapa saja yang berusia minimal 13 tahun.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DJP Bali Kerahkan 200 Relawan Dalam Pelaporan SPTKANWIL DJP Prov Bali mengerahkan lebih dari 200 relawan atau tepatnya sebanyak 207 relawan untuk membantu masyarakat melapor surat pemberitahuan tahunan (SPT)
Baca lebih lajut »
Kini Dipolisikan, Urusan Rp 200 Juta di ATM Yosua Pernah Muncul di SidangOrang tua Brigadir Yosua melaporkan Sambo ke polisi terkait dugaan pencurian uang. Urusan uang di rekening Yosua itu pernah dibahas di sidang Sambo.
Baca lebih lajut »
Gunung Anak Krakatau keluarkan asap 200 meter di atas puncak kawahTinggi asap Gunung Anak Krakatau teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 25-200 meter di atas puncak kawah di Perairan Selat Sunda antara Banten dan Lampung.
Baca lebih lajut »
Volume 519: Uang Rp 200 Juta Raib Usai Pembunuhan - Story Liputan6.comLiputan6.com - Brigadir J, Richard Eliezer, Nicholas Saputra
Baca lebih lajut »
Tinggi Asap Gunung Anak Krakatau Capai 200 Meter di Atas Puncak Kawah |Republika OnlineKondisi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda masih berstatus Siaga Level III.
Baca lebih lajut »
China Ungkap 200 Juta Warganya Telah Sembuh dari COVID, Klaim Berhasil Kalahkan PandemiChina mengatakan lebih dari 200 juta warganya telah didiagnosis dan dirawat karena COVID-19 sejak negara itu mencabut langkah-langkah pembatasan ketat.
Baca lebih lajut »