Penggunaan beras Bulog untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Jabar baru mencapai 7.000 ton. Diperkirakan, hingga...
- Perum Bulog Divre Jawa Barat khawatir beras petani hasil serapan Bulog bakal rusak bila tak ada ruang penyaluran. Bulog berharap, kuota program Bantuan Pangan Non Tunai bisa lebih banyak menyerap beras Bulog.
Menurut dia, penggunaan beras Bulog untuk program BPNT baru mulai September 2019 . Selama ini, program BPNT mengambil beras dari penyedia lainnya. Kondisi itu juga yang menyebabkan Bulog kesulitan menyalurkan beras hasil serapan kepada petani."Di sisi lain, kami terus menyerap beras petani. Sementara kami tidak ada ruang untuk menyalurkannya. Kalau enggak disalurkan, nanti rusak. Sementara ini adalah milik negara," beber dia, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah-Bulog dorong promosi kedelai lokal kurangi imporKementerian Pertanian didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Perum Bulog mendorong promosi konsumsi kedelai lokal untuk mengurangi ...
Baca lebih lajut »
La Nyalla Diminta Perkuat DPDSelain itu ia perlu membuka ruang lebih besar untuk menyerap aspirasi masyarakat termasuk milenial.
Baca lebih lajut »
Ternyata, UKM Lebih Suka Jualan di Medsos Ketimbang E-commerceUKM di Indonesia yang berjualan online rupanya lebih banyak mengandalkan media sosial.
Baca lebih lajut »
Rusuh di Sekitar Gedung DPR, 210 Orang Dibawa ke Rumah SakitJumlah ini berdasarkan data yang Ia terima pada Senin (1/10/2019) pukul 07.30 WIB. Megapolitan
Baca lebih lajut »
Jessica Simpson, Penyanyi yang Juga Sukses di Dunia BisnisAwalnya dikenal sebagai penyanyi remaja, Jessica Simpson kini lebih dikenal sebagai wirusahawan yang memiliki banyak bisnis...
Baca lebih lajut »