Berikut profil perusahaan dari penyedia obat sirup dengan cemaran etilen glikol dan dietilen glikol di luar ambang batas yang dilaporkan BPOM.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan , Penny K Lukito telah melaporkan terdapat 7 obat sirup dengan cemaran etilen glikol dan dietilen glikol di luar ambang batas. Diketahui bahwa obat-obat sirup tersebut diproduksi dari tiga farmasi, yaitu PT Afifarma, PT Yarindo Farmatama, dan PT Universal Pharmaceutical Industries.
Barulah pada tahun 1985 PT Afifarma membangun pabrik di Mauni 39 Kediri, Jawa Timur untuk fasilitas produksi bentuk cair. Dua tahun kemudian, PT Afifarma memenuhi izin produksi untuk fasilitas tablet/boli/granul/pastiles dari Menteri Kesehatan Indonesia dan mulai bekerja sama dengan proyek kesehatan pemerintah.
Hingga tahun 2014, PT Afifarma telah memproduksi 98 produk farmasi. PT Afifarma juga memiliki kapasistas produksi 18 miliar tablet per tahun, 200 juta botol bentuk sediaan cair per tahun, 1 miliar kapsul per tahun serta 50 juta tabung bentuk sediaan semi padat per tahun.PT Yarindo Farmatama merupakan anak usaha dari perusahaan farmasi Fahrenheit.
Sebagai hasil dari pertumbuhan yang kuat di segmen medis, Fahrenheit memutuskan untuk mendirikan anak perusahaan lain, PT. Dian Langgeng Pratama untuk mempromosikan alat kesehatan. Saat ini, PT. Dian Langgeng Pratama bertanggung jawab untuk memasarkan dan mendistribusikan produk medis impor.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Temuan EG dan DEG di Obat Sirop, BPOM Janji Perbaiki Pengawasan Mutu Obat | merdeka.comPenny mengakui pengawasan obat sirop anak menjadi tanggung jawab BPOM. Itu sebabnya, kini BPOM sedang meneliti adanya dugaan pelanggaran pihak produsen dan berujung adanya kejahatan kemanusiaan.
Baca lebih lajut »
BPOM Ungkap Alasan Tidak Awasi Obat Sirop Tercemar EG dan DEGBPOM menjelaskan alasan tidak melakukan pengawasan terkait obat sirop yang tercemar senyawa kimia EG dan DEG yang menyebabkan gagal ginjal akut.
Baca lebih lajut »
BPOM: Cemaran EG Obat Sirup PT Yarindo 48 mg/ml, Ratusan Kali Lipat dari Standar!BPOM mengungkapkan PT Yarindo Farmatama menggunakan bahan baku propilen glikol yang mengandung etilen glikol sebesar 48 mg/ml. Ratusan kali lipat dari standar!
Baca lebih lajut »