Profesor Zainal Asikin jadi Korban Penipuan Biro Perjalanan Umrah umrah
jpnn.com, MATARAM - Profesor Zainal Asikin mengaku telah menjadi korban kasus dugaan tindak pidana penipuan sebuah perusahaan biro perjalanan umrah, yakni PT Mahisa Tour & Travel, yang berkantor di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
"Laporan aduan tentang dugaan penipuan ini saya sampaikan awal Maret 2023 kemarin ke Polda NTB," kata Prof Zainal dikonfirmasi di Mataram, Jumat. Saat itu, Asikin mengaku langsung mendatangi kantor PT Mahisa Tour &Travel. Namun, sampai di lokasi, Asikin tidak bertemu dengan satu pun petugas dari pihak perusahaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nestapa Korban Gempa Turki Diterjang Banjir hingga Jatuh Korban JiwaBanjir bandang terjadi di lokasi yang dulu dilanda gempa di Turki. Akibat banjir tersebut, jatuh korban jiwa sekitar 14 orang.
Baca lebih lajut »
Genius Umar Terima Gelar Profesor dari Jungwon University Goesan Korea SelatanKegigihan Wali Kota Pariaman Genius Umar mengembangkan pariwisata di kota yang dipimpinnya demi peningkatan perekonomian, mendapat apresiasi dunia pendidikan tinggi internasional.
Baca lebih lajut »
Mengenal Lebih Dekat Wamenkumham Eddy Hiariej: Perjalanan Karier dan Permintaan Sang AyahProfesor Edward Omar Sharif Hiariej, kini menjabat Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) berlatar belakang akademisi.
Baca lebih lajut »
Korban Tewas Akibat Topan Freddy Telah Melampaui 300 OrangHujan yang terus berlanjut dan pemadaman listrik menghambat upaya pencarian dan penyelamatan korban Topan Freddy.
Baca lebih lajut »
UPTD PPA Dampingi 2 Bocah Korban Pencabulan dengan Tersangka Kakak TiriUPTD PPA BAUBAU telah memberikan penanganan terhadap kedua korban dengan memberikan layanan psikolog sebanyak dua kali.
Baca lebih lajut »
Waspada! 229 Perlintasan KA di Sepanjang Pasuruan-Banyuwangi Tanpa PenjagaTiga korban meninggal adalah pengemudi pikap Syamsul Muhtadi dan istrinya, Homsatun serta seorang petani, Sunardi.
Baca lebih lajut »