Profesor Harvard Temukan Potongan Teknologi Alien dari Meteor di Papua Nugini, Bagaimana Bentuknya?

Indonesia Berita Berita

Profesor Harvard Temukan Potongan Teknologi Alien dari Meteor di Papua Nugini, Bagaimana Bentuknya?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 68%

Profesor Harvard Avi Loeb meyakini bahwa dirinya menemukan potongan teknologi alien dari pecahan meteor di Papua Nugini.

, langit di lepas pantai Pulau Manus, Papua Nugini, pernah dilintasi oleh sebuah batu luar angkasa pada 8 Januari 2014.

Batu itu terbakar dengan energi setara 100 metrik ton TNT sebelum puing-puingnya masuk ke kedalaman Samudra Pasifik. Seorang ahli astrofisika bernama Avi Loeb kemudian meyakini bahwa dirinya mungkin akan menemukan sesuatu dari peristiwa tersebut.Peristiwa meteor melintasi langit perairan lepas Papua Nugini menarik perhatian Avi Loeb karena kecepatannya.

Loeb menyebut meteor itu bergerak dengan kecepatan dua kali lebih cepat dari hampir semua bintang di sekitar Matahari. Lalu, melalui sebuah makalah yang ditulis bersama mahasiwa sarjana Universitas Harvard, Amir Siraj, Loeb menyampaikan bahwa itu merupakan meteor antarbintang pertama yang menabrak Bumi., Komando Luar Angkasa Amerika Serikat juga telah mengonfirmasi bahwa obyek yang dianggap sebagai meteor antarbintang itu berasal dari tata surya lain.Setelah itu, Avi Loeb bersama krunya memulai ekspedisi ke Papua Nugini untuk menemukan pecahan-pecahan yang jatuh di Bumi pada 2014 lalu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Buah Tangan Jokowi dari Australia dan Papua Nugini untuk Ekonomi IndonesiaBuah Tangan Jokowi dari Australia dan Papua Nugini untuk Ekonomi IndonesiaJokowi kembali ke Indonesia setelah melakukan lawatan panjang ke Australia dan Papua Nugini sejak Senin—Rabu, 3—5 Juli 2023.
Baca lebih lajut »

Jokowi Harap Lawatan ke Australia dan Papua Nugini Bisa Redam KonflikJokowi Harap Lawatan ke Australia dan Papua Nugini Bisa Redam KonflikPresiden Joko Widodo (Jokowi) berharap lawatannya ke Australia dan Papua Nugini dapat meredam konflik.
Baca lebih lajut »

Luhut Yakin Kemiskinan di Papua Nugini Bisa Berkurang Bila Kerja Sama dengan RILuhut Yakin Kemiskinan di Papua Nugini Bisa Berkurang Bila Kerja Sama dengan RIMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meyakini Papua Nugini bisa menurunkan angka kemiksinan bila bekerja sama dengan Indonesia.
Baca lebih lajut »

Anak Papua Tanya Jokowi: Kenapa Ibu Kota Tidak Dipindah ke Papua?Anak Papua Tanya Jokowi: Kenapa Ibu Kota Tidak Dipindah ke Papua?Jokowi menyempatkan bertemu dengan anak-anak pelajar Papua di Ballroom Cendrawasih, Swiss-Belhotel membahas matematika dan IKN.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 22:01:30