Produsen Semen Dynamix (SMCB) Bukukan Pendapatan Rp12,26 Triliun di 2022

Indonesia Berita Berita

Produsen Semen Dynamix (SMCB) Bukukan Pendapatan Rp12,26 Triliun di 2022
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 59%

Produsen semen Dynamix, Solusi Bangun Indonesia (SMCB) bukukan pendapatan Rp12,26 triliun di 2022. Angka ini naik 9,3 persen dibanding tahun lalu.

Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Produsen semen Dynamix, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. bukukan peningkatan pendapatan 9,3 persen menjadi Rp12,26 triliun pada semester II/2022. Laba SMCB juga meningkat 17,65 persen.

Selanjutnya SMCB mencatatkan peningkatan beban langsung dari Rp8,36 triliun menjadi Rp9,33 triliun pada semester II/2022. Adapun laba kotor SMCB naik 2,77 persen menjadi Rp2,93 triliun. Sementara itu, jumlah aset SMCB menurun tipis 0,52 persen dari Rp21,37 triliun di akhir tahun 2021 menjadi Rp21,49 triliun pada 31 Desember 2022. Di sisi lain, jumlah liabilitas turun 8,12 persen dari Rp10,29 triliun pada 31 Desember 2021 menjadi Rp9,51 triliun pada 31 Desember 2022.

Sebagai informasi, 83,52 persen saham SMCB diakuisisi oleh induknya, yakni PT Semen Indonesia Tbk. . Total saham SMCB yang diakuisisi mencapai 7.533.148.888 lembar saham yang dimiliki oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan dengan nilai transaksi sebesar Rp10.998.397.376.480 atau Rp10,99 triliun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Operasional Setop Sejak Januari, Investree Syariah Kucurkan Pinjaman Rp484,5 Miliar pada 2022Operasional Setop Sejak Januari, Investree Syariah Kucurkan Pinjaman Rp484,5 Miliar pada 2022Apabila ditotalkan penyaluran pinjaman Investree konvensional dan syariah mencapai Rp12,56 triliun.
Baca lebih lajut »

Adaro Minerals (ADMR) Bidik Peluang Ekspor ke Negara-negara Produsen BajaAdaro Minerals (ADMR) Bidik Peluang Ekspor ke Negara-negara Produsen BajaAdaro Minerals (ADMR) membidik peluang ekspor ke negara-negara produsen baja di 2023. Langkah ini diambil seiring meningkatnya permintaan besi dan baja.
Baca lebih lajut »

Larangan Ekspor Timah di Depan Mata, Ini Syarat dari ProdusenLarangan Ekspor Timah di Depan Mata, Ini Syarat dari ProdusenPemerintah terus berupaya melakukan pengembangan hilirisasi pertambangan di dalam negeri, termasuk komoditas timah.
Baca lebih lajut »

AISMOLI Minta Produsen Siapkan Ketersediaan Pemeliharaan Motor ListrikAISMOLI Minta Produsen Siapkan Ketersediaan Pemeliharaan Motor ListrikAsosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) memberikan saran kepada APM atau produsen dalam menyambut era elektrifikasi.
Baca lebih lajut »

Jalan Berliku Kartel Nikel, Saham MDKA hingga INCO Tetap Berkilau?Jalan Berliku Kartel Nikel, Saham MDKA hingga INCO Tetap Berkilau?Indonesia tengah berupaya meyakinkan produsen-produsen besar seperti Australia untuk membentuk kelompok seperti OPEC untuk komoditas nikel.
Baca lebih lajut »

Perusahaan Singapura Borong 31 Persen Saham BEEF, Pengendali Lama CabutPerusahaan Singapura Borong 31 Persen Saham BEEF, Pengendali Lama CabutPerusahaan Singapura borong saham produsen sosis Kibif PT Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) sebesar 31 persen.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 11:19:26