Pro Kontra Wacana Pertalite Diganti Pertamax Green 92: Dianggap Menguntungkan Asing

Indonesia Berita Berita

Pro Kontra Wacana Pertalite Diganti Pertamax Green 92: Dianggap Menguntungkan Asing
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 suaradotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 47 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 53%

Penggantian itu sesuai aturan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Program itu sudah dimulai sejak dua tahun lalu ketika Pertamina menghapus BBM RON 88 atau Premium sesuai aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan . Dalam aturan itu, produk BBM yang bisa dijual di Indonesia minimal RON 91. Namun wacana Pertalite diganti Pertamax Green 92 itu menuai pro kontra. Simak penjelasan berikut ini.Wakil Presiden Ma'ruf Amin buka suara terkait wacana Pertalite bakal diganti Pertamax Green 92.

"Sebab kalau kepada komoditi, kepada barangnya, itu yang menikmati justru bukan yang berhak kira-kira begitu," ujar Ma'ruf Amin.Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid atau akrab disapa Gus Nus menilai wacana Pertamina mengganti Pertalite jadi Pertamax Green 92 adalah sangat tidak tepat, tidak efisien dan mahal.Bahkan, Gus Nus menduga usulan Pertamina itu hanya akal-akalan saja untuk membuka ruang permainan bagi kelompok tertentu yang ingin mengambil untung dari kebijakan impor.

Menurut Gus Nus, kebijakan itu cenderung dapat menguntungkan pihak asing. Alasannya, pertama karena bahan baku Pertamax Green 92 terdiri dari BBM gasoline RON 90 dicampur dengan bio etanol sebesar 7 persen. Kedua, kebijakan itu dinilai Gus Nus tidak sesuai semangat PT Pertamina mengembangkan project RDMP Kilang Pertamina yang semangatnya transformasi dari Euro 2 menuju Euro 5 yang output-nya adalah BBM dengan RON 92-94.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

suaradotcom /  🏆 28. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Nadiem Hapus Skripsi Bikin Pro dan Kontra: Kampus Bilang Yes, Warganet NoNadiem Hapus Skripsi Bikin Pro dan Kontra: Kampus Bilang Yes, Warganet NoBagi beberapa, kebijakan Nadiem Makarim hapus skripsi dari syarat kelulusan justru dinilai sebagai langkah yang buruk.
Baca lebih lajut »

Deretan Kebijakan Nadiem Makarim yang Tuai Pro Kontra, Terbaru Penghapusan SkripsiDeretan Kebijakan Nadiem Makarim yang Tuai Pro Kontra, Terbaru Penghapusan SkripsiMendikbudristek Nadiem Makarim mengeluarkan kebijakan penghapusan skripsi sebagai syarat kelulusan. Dan bukan kali ini saja Nadiem mengeluarkan kebijakan kontroversial.
Baca lebih lajut »

Pro Kontra Prabowo Pakai Nama Koalisi Indonesia Maju: Dikritik Guntur Romli, Jokowi Tak MasalahPro Kontra Prabowo Pakai Nama Koalisi Indonesia Maju: Dikritik Guntur Romli, Jokowi Tak MasalahPrabowo Subianto mengganti nama koalisinya menjadi Koalisi Indonesia Maju. Nama yang sama pernah dipakai oleh koalisi 10 parpol pendukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019.
Baca lebih lajut »

Siap-siap, BBM Pertalite Tahun Depan Hilang Diganti IniSiap-siap, BBM Pertalite Tahun Depan Hilang Diganti IniProduk Pertalite akan dicampur dengan etanol menjadi Pertamax Green 92
Baca lebih lajut »

Pertamina Ungkap Rencana Hapus Pertalite Mulai 2024Pertamina Ungkap Rencana Hapus Pertalite Mulai 2024Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan akan menghapus produk bahan bakar mesin (BBM) RON 90 mulai tahun depan.
Baca lebih lajut »

Pertamina Bakal Hapus Pertalite pada 2024, Hanya Jual 3 Jenis BensinPertamina Bakal Hapus Pertalite pada 2024, Hanya Jual 3 Jenis BensinPT Pertamina (Persero) menyatakan, jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual pada tahun 2024 hanya Pertamax. Sehingga nantinya, BBM jenis Pertalite tidak lagi dijual.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 20:23:04