Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) meminta TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) menghentikan kontak senjata serta segala bentuk kekerasan di Nduga, Papua.
Liputan6.com, Jakarta - Majelis Pekerja Harian PGI menilai, diperlukan pendekatan baru yang lebih mengedepankan kemanusiaan dan memberi rasa nyaman ke masyarakat Nduga.
"PGI meminta pihak TNI-Polri dan TPN/OPM untuk segera menghentikan kontak senjata dan segala bentuk kekerasan serta segera mempertimbangkan kebijakan untuk menarik pasukan dari wilayah Nduga," kata Humas PGI Irma Riana Simanjuntak dalam siaran tertulisnya, Jakarta, Rabu .Menurut dia, PGI pun meminta pemerintah Indonesia untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga Nduga."Agar mereka dapat melanjutkan kehidupan tanpa rasa takut," lanjut Irma.
Untuk membantu masyarakat Nduga, dia meminta gereja-gereja di seluruh Indonesia dan warga negara Indonesia agar ikut memberikan bantuan. Terlebih, lanjut dia, masih banyak masyarakat yang tinggal di daerah pengungsian. "Meminta pemerintah, gereja-gereja di Indonesia serta masyarakat yang lebih luas untuk memberikan bantuan bagi warga yang masih tinggal di daerah pengungsi sehingga kebutuhan pangan, sandang, kesehatan, pendidikan dapat terpenuhi sembari menunggu adanya jaminan keamanan dari pemerintah Republik Indonesia," ujar Irma.
Konflik Nduga menjadi perhatian serius PGI karena belum terselesaikan. Warga yang tidak terlibat menerima dampaknya. Mereka harus tinggal di tempat pengungsian hingga batas waktu yang tidak diketahui.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pihak Gereja Kingmi Minta Jokowi Tarik Pasukan dari NdugaBanyak warga Nduga mengungsi akibat konflik antara TNI-Polri dan KKSB.
Baca lebih lajut »
Amnesty Internasional Bicara Soal Nduga: Dengar AspirasinyaApapun solusi yang ditempuh pemerintah harus memperhatikan aspirasi masyarakat Nduga. Warga merasa aman jika tak ada tentara..
Baca lebih lajut »
Polemik Penarikan Pasukan TNI/Polri dan Krisis Sosial di Nduga...Theo mengatakan, warga pengungsi yang meninggal dunia mencapai 182 orang, 92 di antaranya anak-anak dan balita.
Baca lebih lajut »
Konflik kekerasan di Nduga akibatkan 184 korban kemanusiaanTim Kemanusiaan Kabupaten Nduga, Papua, telah merampungkan verifikasi korban meninggal pasca operasi keamanan di Nduga dan melaporkan bahwa konflik dan ...
Baca lebih lajut »
Jokowi Diminta Tarik Pasukan dari Nduga PapuaPemerintah di bawah Presiden Jokowi mestinya lebih cepat menangani situasi krisis kemanusiaan di Kabupaten Nduga, Papua.
Baca lebih lajut »
Masyarakat Papua minta pemerintah tarik pasukan keamanan di NdugaMasyarakat Papua yang diwakili oleh Tim Kemanusiaan Kabupaten Nduga, Papua meminta pemerintah untuk menarik pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri ...
Baca lebih lajut »