Seorang pengunjuk rasa 'Black Lives Matter' kedapatan menggendong seorang pria kulit putih ke tempat aman setelah terjadi bentrokan di London. Dia mengatakan dirinya dan temannya melakukan hal itu guna 'mencegah seseorang tewas terbunuh'.
Trump dukung pelarangan teknik tekan leher dalam penangkapan polisi, namun menegaskan itu sesekali diperlukan
Tapi kelompok-kelompok lain, termasuk aktivis sayap kanan, juga ikut berkumpul di ibu kota. Lebih dari 100 orang ditangkap setelah aksi berujung ricuh, dan polisi mendapat serangan. Dalam peristiwa itu, pelatih fisik privat yang telah menjadi seorang kakek ini sedang berkumpul bersama teman-temannya ketika salah seorang dari mereka melihat keributan di sebuah tangga dekat Southbank Centre, kawasan Waterloo.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Band-Aid Buat Seri Plester Khusus Dukung 'Black Lives Matter'Band-Aid, merk perban Johnson & Johnson ikut menyatakan dukungan terhadap Black Lives Matter dengan membuat seri plester khusus.
Baca lebih lajut »
Kedubes Amerika di Seoul Dukung Demo Black Lives MatterDubes Amerika di Seoul, Harris mengatakan AS merupakan negara beragam yang kuat untuk mendukung Black Lives Matter.
Baca lebih lajut »
Protes 'Black Lives Matter' Diwarnai Kericuhan di Seluruh EropaPolisi anti huru-hara menembakkan gas air mata dan menghalau para demonstran yang melakukan kekerasan dalam sebuah aksi massa anti-rasisme di Paris pada Sabtu (13/6). Sementara di London, para demonst
Baca lebih lajut »
Liga Inggris, 'Black Lives Matter' Terpampang di 12 LagaKata-kata 'Black Lives Matter' akan terpampang di 12 laga pertama kelanjutan kompetisi Liga Inggris.
Baca lebih lajut »
Ubah Aturan, Starbucks Izinkan Karyawan Pakai Atribut Black Lives MatterSetelah awal pekan ini melarang karyawannya mengenakan atribut Black Lives matter, kini Starbucks mengubah aturan dan mengizinkannya.
Baca lebih lajut »