'Kalkulator manusia tercepat di dunia', pria India berusia 20 tahun yang ingin 'hapus fobia matematika'
Ia membandingkan mencongak dengan lari jarak pendek, mengatakan tidak ada yang mempertanyakan orang yang bisa berlari cepat, tapi selalu ada pertanyaan tentang apa gunanya mencongak.
Adalah kecelakaan ketika usianya lima tahun, yang membuatnya harus dirawat di tempat tidur karena cedera di kepala, yang memantik perjalanan luar biasanya di dunia angka-angka."Jadi saya mulai belajar mencongak supaya bisa bertahan hidup, untuk menjaga otak saya tetap sibuk."Bhanu membantu warga di pedesaan India belajar matematika selama lockdown.
Tapi tidak sesederhana duduk di depan meja dan belajar, alih-alih, Bhanu menganggap persiapannya sebagai "olahraga yang menguras mental".Di usia muda, Bhanu biasa berlatih enam sampai tujuh jam sehari sepulang sekolah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jacob Blake, pria kulit hitam AS yang ditembak 'tujuh kali' oleh polisi hingga 'lumpuh', picu kemarahan berujung kerusuhan - BBC News IndonesiaDua orang ditembak mati dan satu lainnya cedera pada malam ketiga kerusuhan di kota Kenosha, Amerika Serikat, yang dipicu oleh penembakan polisi terhadap seorang pria kulit hitam.
Baca lebih lajut »
Magang Jadi Petani di Jepang, Pria Ini Kantongi Rp 20-40 Juta SebulanSeorang pria bernama Zakaria Sidik tengah sibuk jadi petani magang di Jepang. Ia bercerita bisa mendapatkan uang puluhan juta rupiah dalam sebulan! Jepang Petani via detikfood
Baca lebih lajut »
Kronologi 2 Pria di Bandung Ditembak 4 Orang Tak Dikenal dengan Airsoft GunSetelah menembak korban dan temannya, para pelaku langsung melarikan diri.
Baca lebih lajut »
Tak Potong Rambut 80 Tahun, Rambut Pria Ini Capai 5 Meter |Republika OnlinePria ini yakin akan meninggal jika memotong rambutnya.
Baca lebih lajut »
Kanker paru jadi penyebab kematian nomor satu pada pria di IndonesiaWakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr. Sita Laksmi Andarini mengatakan bahwa kanker paru-paru menjadi penyebab ...
Baca lebih lajut »