Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) tiba di Solo untuk meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
- Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan tiba di Solo untuk meresmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Senin pagi. Kedatangan MBZ ini juga untuk mengikuti gelaran G20 di Bali, menyusul para pemimpin dunia lainnya.
Masjid tersebut berlokasi di Gilingan, Solo dan merupakan hadiah dari Pemerintah Persatuan Emirat Arab kepada Indonesia. Lokasi berada di Jl Ahmad Yani atau bersebelahan dengan viaduk Gilingan. Masjid ini dibangun oleh BUMN Waskita Karya. Dalam akun instagram Waskita Karya, disebutkan masjid itu memiliki spesifikasi yang luar biasa, terutama di bagian kubah dan lantainya. Masjid ini dilengkapi 82 kubah bergaya Maroko yang dihiasi batu pualam putih.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi-Presiden UEA Tiba di Masjid Sheikh Zayed SoloPresiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed bin Zayed (MBZ) tiba di Masjid Sheikh Zayed Al-Nahyan, Banjarsari, Solo.
Baca lebih lajut »
Jokowi dan Presiden UEA Resmikan Masjid Sheikh Zayed SoloPresiden Jokowi dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed tiba Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Keduanya meresmikan masjid raya tersebut.
Baca lebih lajut »
Intelijen AS Ungkap Upaya Uni Emirat Arab Pengaruhi Politik ASUEA selama bertahun-tahun disebut secara ilegal dan legal berusaha untuk membentuk kebijakan AS.
Baca lebih lajut »
Uni Emirat Arab Bangun Kasino Judi PertamaUni Emirate Arab atau UEA akan membuka kasino judi pertama di negara Teluk.
Baca lebih lajut »
Menko Marves Pastikan Presiden Jokowi Akan Bertemu secara Bilateral dengan Presiden TiongkokMeski belum detail, sejumlah agenda bilateral akan dihadiri Presiden Jokowi.
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi Ajak Uni Eropa Atasi Krisis MultidimensiPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak Presiden Dewan Eropa Charles Michel untuk bersama-sama mengatasi krisis multidimensi.
Baca lebih lajut »