Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah akan menempuh tiga kebijakan fiskal dalam rangka menjalankan berbagai kebijakan perekonomian nasional pada ...
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua DPD Oesman Sapta meninggalkan ruangan usai Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat . ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama.
Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah akan menempuh tiga kebijakan fiskal dalam rangka menjalankan berbagai kebijakan perekonomian nasional pada tahun 2020 mendatang. Menurut Presiden Jokowi, sejalan dengan hal tersebut, kebijakan RAPBN tahun 2020 dirancang dengan ekspansif namun tetap dalam keadaan yang terarah dan terukur.
Presiden memaparkan sesuai dengan tema kebijakan fiskal tahun 2020, fokus RAPBN diarahkan pada lima hal utama yaitu pertama adalah penguatan kualitas SDM untuk mewujudkan SDM yang sehat, cerdas, terampil, dan sejahtera.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi Ingin Indonesia Bangun Industri Mobil Listrik Sendiri\n'Sekali lagi, kita harus semakin ekspansif, from local to global,' kata Jokowi.
Baca lebih lajut »
Presiden Trump Tawarkan 'Pertemuan Pribadi' dengan Presiden ChinaPresiden Amerika Donald Trump mengatakan perjanjian perdagangan dengan China dapat ditangguhkan hingga Beijing mencapai penyelesaian yang manusiawi dengan pengunjuk rasa prodemokrasi Hong Kong. Trump
Baca lebih lajut »
OSO Tak Masalah Jatah Menteri untuk Kalangan Parpol Hanya 45 PersenOSO menegaskan semua yang berkaitan dengan kabinet adalah hak prerogratif presiden.
Baca lebih lajut »
Golkar Dukung Keputusan Jokowi Soal Komposisi KabinetLangkah dan keputusan Presiden Jokowi yang menyusun komposisi menteri kabinet dengan persentase 55% kalangan profesional...
Baca lebih lajut »
Tenaga Kerja Kunci Jokowi Kerek Pertumbuhan EkonomiPengamat menilai Presiden Jokowi bisa mengerek pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Indonesia.
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi: Undang-undang yang Menyulitkan Rakyat Harus Kita BongkarPresiden menekankan bahwa undang-undang yang bertabrakan satu dengan yang lain harus diselaraskan.
Baca lebih lajut »