Presiden Iran Sebut Kesepakatan UEA dan Israel ‘Kesalahan Besar'
Kantor berita Reuters melaporkan Presiden Iran Hassan Rouhani, Sabtu , mengatakan Uni Emirat Arab telah membuat "kesalahan besar" dalam membuat kesepakatan dengan Israel. Rouhani menyampaikan pidatonya dengan marah sambil mengutuk dengan menyebutnya sebagai pengkhianatan oleh negara Teluk.
Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Rouhani memperingatkan UEA agar tidak mengizinkan Israel berpijak di wilayah tersebut. Rouhani mengatakan kesepakatan itu tampaknya bertujuan untuk memastikan bahwa Trump dapat memenangkan kembali pemilihan presiden AS pada bulan November dan merujuk pada fakta bahwa hal itu diumumkan di Washington.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Presiden Iran: UAE buat 'kesalahan besar' atas kesepakatan IsraelRouhani memperingatkan UAE agar tidak mengizinkan Israel berpijak di kawasan tersebut. Ia juga dengan marah mengutuk keputusan UAE, yang disebutnya pengkhianatan oleh negara Teluk.
Baca lebih lajut »
Presiden Iran Kritik Kesepakatan Normalisasi UEA dan IsraelPresiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan UEA sebaiknya tidak membiarkan Israel memiliki pijakan di kawasan Teluk.
Baca lebih lajut »
RI soal Embargo Senjata Iran hingga Israel Setop AneksasiSejumlah peristiwa terjadi pada Kamis (14/8) mulai dari Indonesia akan bahas usul perpanjang embargo senjata Iran di DK PBB hingga Israel hentikan aneksasi.
Baca lebih lajut »
Normalisasi Hubungan UEA-Israel, Iran: Memalukan!Iran mengecam kesepakatan normalisasi hubungan antara Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel yang difasilitasi oleh Amerika...
Baca lebih lajut »
Iran Angkat Bicara Soal Normalisasi Israel-UEA |Republika OnlineIran menilai langkah UEA dan Israel adalah sebuah kebodohan.
Baca lebih lajut »
Uni Emirat Arab Jadi Sahabat Israel, Begini Reaksi Keras Republik Islam IranUni Emirat Arab memutuskan jadi sahabat Israel, bagaimana reaks Republik Islam Iran? UniEmiratArabdanIsrael
Baca lebih lajut »