Presiden Macron memimpin upacara penghormatan nasional di Les Invalides untuk mengenang filsuf Edgar Morin, yang dikenal dengan teori pemikiran kompleks dan kontribusinya dalam ilmu sosial.
Presiden Prancis Emmanuel Macron memimpin upacara penghormatan nasional untuk mendiang filsuf dan sosiolog Edgar Morin di Hotel des Invalides, Paris, pada Selasa, 2 Juni 2026.
Acara ini dihadiri oleh Perdana Menteri Sébastien Lecornu, sejumlah anggota pemerintahan, serta keluarga dan kolega Morin. Upacara dimulai dengan penghormatan militer dan pengheningan cipta selama satu menit, diiringi lagu mars militer Aux morts dan lagu kebangsaan La Marseillaise. Para anggota Garda Republik membawa peti mati yang diselimuti bendera Prancis, menandai penghormatan terakhir negara kepada salah satu intelektual paling berpengaruh dalam sejarah modern Prancis. Dalam pidatonya, Macron mengenang Morin sebagai tokoh yang mendedikasikan hidupnya untuk pemikiran kemanusiaan, demokrasi, dan kebebasan.
Ia menyoroti kontribusi Morin dalam memperkaya perdebatan publik mengenai masyarakat modern dan tantangan umat manusia. Morin dikenal melalui karya-karyanya yang mencakup politik, masyarakat, budaya, ekologi, hingga epistemologi. Sepanjang hidupnya, ia menulis sekitar 40 buku, termasuk Autocritique, La Rumeur d'Orléans, dan seri enam jilid La Méthode. Namanya mendunia berkat pengembangan teori pemikiran kompleks yang menekankan keterkaitan berbagai disiplin ilmu dalam memahami realitas sosial.
Pendekatan ini digunakan untuk menjelaskan persoalan global seperti krisis demokrasi dan tantangan lingkungan. Edgar Morin lahir di Paris pada 1921 dengan nama Edgar Nahoum, berasal dari keluarga Yahudi Sephardi dengan akar di Thessaloniki. Selama Perang Dunia II, ia bergabung dengan gerakan Perlawanan Prancis setelah pendudukan Nazi, dan menggunakan nama samaran Morin yang kemudian menjadi nama terkenalnya. Pada masa mudanya, ia sempat menjadi anggota Partai Komunis Prancis, namun keluar pada awal 1950-an karena perbedaan pandangan politik.
Ia kemudian mengembangkan karier sebagai peneliti dan penulis di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS), serta menerima berbagai penghargaan internasional dan gelar doktor kehormatan dari berbagai universitas. Upacara di Les Invalides menjadi momen terakhir negara untuk menghormati warisan intelektualnya yang mendalam dan pengaruhnya yang melintasi batas disiplin ilmu dan generasi
Edgar Morin Penghormatan Nasional Prancis Filsuf Emmanuel Macron
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Krisis Bek Timnas Prancis, William Saliba Terancam Absen di Piala Dunia 2026Cedera punggung parah mengancam posisi William Saliba di skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026.
Read more »
Airlangga ke Prancis dan Belgia: Kejar OECD hingga Kawal Ratifikasi Kerja Sama Uni EropaMisi kunjungan kerja Menko Airlangga ke Prancis dan Belgia untuk mempercepat proses keanggotan Indonesia di OECD.
Read more »
Airlangga Terbang ke Prancis dan Belgia: Kawal Aksesi OECD dan Ratifikasi I-EU CEPAMisi kunjungan kerja Menko Airlangga ke Prancis dan Belgia untuk mempercepat proses keanggotan Indonesia di OECD.
Read more »
Anak-Anak Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Trauma Healing, Pemprov DKI Siapkan Bantuan KhususTak Hanya Logistik, Pemprov DKI Beri Pendampingan Psikologis untuk Penyintas Kebakaran Kemayoran
Read more »




