PPP menilai tidak pas jika ada yang menganalisis komposisi kepemimpinan berdasarkan mayoritas partai politik. PPP meminta masyarakat tak berspekulasi jauh.
- Pimpinan DPR dan MPR dikuasai oleh partai-partai koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. PPP menilai tidak pas jika ada yang menganalisis komposisi kepemimpinan berdasarkan mayoritas partai politik.
"MPR itu telah disepakati sebagai rumah kebangsaan kita semua, jadi menurut saya tidak pas untuk menganalisis komposisi, pimpinan MPR itu dari kaca mata mayoritas-minoritas posisi politik masing-masing partai asalnya," ujar sekjen PPP Arsul Sani saat dihubungi, Jumat .Arsul yang juga saat ini menjabat wakil Ketua MPR ini berpendapat, hal ini sebagai bentuk penguatan untuk kemajuan bangsa.
"Saya lebih melihat pembicaraan masalah kenegaraan dan kebangsaan ke depan, diantara masing-masing fraksi akan berangkat dari perpsektif ketatanegaraan masing-masing ketimbang posisi politik praktis partai yang bersangkutan," kata Arsul.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tak Cukup Kursi, PPP Digabung ke Fraksi PKB di DPRD DKIPerolehan kursi PPP pada Pemilihan Legislatif 2019 tidak memenuhi syarat untuk menjadikan PPP membentuk fraksi sendiri di DPRD DKI. Megapolitan
Baca lebih lajut »
Merasa Terancam, Puluhan Masyarakat Adat Sihaporas Minta Perlindungan LPSKOmpu (kakek) kami sudah ada di Sihaporas sebelum Indonesia merdeka. Itu yang kami perjuangkan kepada pemerintah.
Baca lebih lajut »
JK Minta Masyarakat Hidup Sehat dengan Banyak BergerakJK juga menyoroti perilaku masyarakat yang semakin kurang bergerak
Baca lebih lajut »
Klarifikasi soal Maluku, Wiranto Minta Maaf kepada MasyarakatWiranto menyebut pernyataannya diputar balik atau dipelintir oleh orang tertentu.
Baca lebih lajut »
Wagub minta anggota DPRD perhatikan kebutuhan masyarakat SumbarWakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta 65 anggota DPRD provinsi itu periode 2019-2024 agar terus memperhatikan kebutuhan masyarakat ...
Baca lebih lajut »
Jokowi Minta Menteri-menteri Tak Ambil Keputusan PentingJokowi meminta para menteri tak mengambil keputusan penting di akhir masa jabatannya.
Baca lebih lajut »