PPNI Jateng: Besaran Insentif Tenaga Medis Covid-19 Tak Sesuai yang Diharapkan

Indonesia Berita Berita

PPNI Jateng: Besaran Insentif Tenaga Medis Covid-19 Tak Sesuai yang Diharapkan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 68%

Ketua DPW PPNI Jateng Edy Wuryanto mengatakan, besaran insentif tenaga medis yang menangani Covid-19 tak sesuai yang diharapkan.

"Nakes banyak yang belum menerima bonus. Yang sudah menerima masih di bawah 50 persen. Jumlah yang diberikan malah tidak seperti yang diharapkan. Seperti perawat di Kabupaten Batang hanya dapat Rp 900.000, Banyumas bisa Rp 3 juta, dan Demak bisa Rp 1.2 juta," ungkap Edy saat dihubungi wartawan, Rabu .

"Yang dijanjikan awal itu kalau Dokter Spesialis Rp 15 juta, Dokter Umum Rp 10 juta, Perawat Rp 7.5 juta, nakes lainnya Rp 5 juta itu jumlah maksimal. Tapi mungkin juga angka itu masih kasar setelah dihitung di lapangan ternyata jumlah yang melayani banyak jadi anggaran perlu dihitung ulang. Itu belum dibagi dengan Tim Gugus Tugas," tuturnya.Selain itu, kata dia, belum sepenuhnya tenaga medis di Jawa Tengah menerima insentif.

Menurut Edy, pencairan insentif yang lama ini disebabkan karena pemerintah daerah harus melakukan penghitungan sesuai regulasi pengajuan kepada pemerintah pusat.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kunjungi Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Second Wave Covid-19Kunjungi Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Second Wave Covid-19Ancaman Covid belum berakhir, kondisinya juga masih berubah-ubah.
Baca lebih lajut »

Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19 Jateng dan Kawasan IndustriJokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19 Jateng dan Kawasan IndustriDari posko penanganan Covid-19, mantan Gubernur DKI Jakarta ini akan menuju Kawasan Industri Terpadu Batang.
Baca lebih lajut »

Di Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Gelombang 2 Covid-19 |Republika OnlineDi Jateng, Jokowi: Jangan Sampai Muncul Gelombang 2 Covid-19 |Republika Online'Jangan sampai tatanan baru new normal tidak melalui tahapan-tahapan yang benar.'
Baca lebih lajut »

Presiden Tinjau Posko Penanganan Covid-19 di JatengPresiden Tinjau Posko Penanganan Covid-19 di Jateng'Presiden akan memberi sejumlah arahan melalui video konferensi untuk penanganan pandemik terintegrasi di provinsi tersebut.'
Baca lebih lajut »

Di Hadapan Jokowi, Ganjar Pranowo Sebut Kasus Baru COVID-19 di Jateng TurunDi Hadapan Jokowi, Ganjar Pranowo Sebut Kasus Baru COVID-19 di Jateng TurunKasus positif di Jawa Tengah menurun karena aktif melakukan uji PCR.
Baca lebih lajut »

85 persen rumah sakit di Jateng ajukan insentif tenaga medis COVID-1985 persen rumah sakit di Jateng ajukan insentif tenaga medis COVID-19Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menyatakan sebanyak 85 persen dari 58 rumah sakit yang ada di Jateng yang menangani kasus ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 23:56:34