Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, calon siswa di 17 kecamatan tak bisa mendaftar PPDB jenjang SMA melalui jalur zonasi.
Hal tersebut lantaran belasan kecamatan itu diketahui tidak memiliki SMA/SMK Negeri.
"Tapi saya tidak tahu apakah insentif ini cukup bisa membantu anak-anak kita di area yang tidak ada SMA/SMK-nya di satu kecamatan," jelas Ganjar di Semarang, Selasa .Selain itu, Ganjar mengusulkan adanya solusi khusus yakni membuka sekolah jarak jauh di daerah-daerah itu atau membangunkan sekolah baru.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Disdik Jateng Tak Segan Membatalkan Calon Siswa yang Memalsukan Data di PPDB OnlineDisdik Jateng mengingatkan orang tua dan calon siswa yang merasa memalsukan data saat PPDB online untuk segera membatalkan pendaftarannya. PPDBJateng
Baca lebih lajut »
Orang Tua Siswa Desak Anies Hapus Aturan Usia PPDB JakartaSejumlah orang tua siswa khawatir anaknya tak lolos seleksi karena syarat usia dalam penerimaan siswa baru jenjang SMP/SMA tahun 2020.
Baca lebih lajut »
Situs PPDB SMA/SMK Sumbar Masih 'Error' Saat Diakses, Orangtua Siswa KesalHingga Selasa (23/06/2020) pukul 12.00 WIB, situs untuk pendaftaran PPDB SMA/SMK Sumbar itu masih error.
Baca lebih lajut »
Puluhan Orang Tua Siswa Kecewa dengan PPDB Jabar |Republika OnlineOrang tua kecewa pengumuman PPDB tidak transparan dan tidak dijelaskan siswa tergeser
Baca lebih lajut »
Banyak Aduan Kecurangan di PPDB Jateng, Kepala Sekolah Diminta Perketat PengawasanSampai saat ini, Disdikbud Jateng sudah menerima banyak laporan dan aduan tentang adanya ketidakjujuran pengisian data dalam aplikasi PPDB.
Baca lebih lajut »
Ganjar Minta Disdik Cari Solusi untuk Persoalan Zonasi di PPDB JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti masalah zonasi dalam PPDB Jateng yang dikeluhkan orang tua. sistemzonasi
Baca lebih lajut »