Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaporkan dua pegawai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengancam warga Muhammadiyah yang viral di media sosial
PP Muhammadiyah menemui Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko di ruang kerjanya untuk melaporkan dua ASN BRIN, Thomas Djamaluddin dan Andi Pangerang Hasanuddin yang diduga melakukan pengancaman pembunuhan kepada warga PP Muhammadiyah.
Pengurus PP Muhammadiyah berharap keduanya diberi tindakan tegas berupa pemecatan dan kepada polisi untuk segera memproses kasus hukumnya. Sementara itu, Ratusan Kader Pengurus Daerah Muhammadiyah PDM, Klaten, Jawa Tengah mendatangi Polres Klaten untuk mendukung PP Muhammadiyah yang telah melaporkan peneliti BRIN.
Massa warga Muhammadiyah ini berharap, Polisi segera memproses dua ASN dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Tidak hanya di Jakarta yang melaporkan dua ASN BRIN, warga Muhammadiyah di Palembang juga melaporkan dua ASN tersebut ke Polda Sumatera Selatan.Laporan tersebut terkait komentar postingan akun Thomas Djamaludin di media sosial yang mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah terkait perbedaan penetapan Satu Syawal 1444 Hijriah kemarin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pegawai BRIN Ancam Warga Muhammadiyah, Apa Fungsi dan Tugas BRINSederet tugas dan fungsi BRIN yang diatur dalam peraturan presiden, mulai dari menetapkan standar mutu lembaga riset sampai menentukan kualifikasi.
Baca lebih lajut »
Peneliti BRIN Ancam Warga Muhammadiya, Muhadjir Komunikasi dengan Kepala BRINTerkait ancaman peneliti BRIN ke warga Muhammadiyah, begini respons Muhadjir Effendy
Baca lebih lajut »
PP Muhammadiyah Datangi BRIN, Adukan soal 'Halalkan Darah' MuhammadiyahPimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendatangi kantor BRIN hari ini. Mereka menyampaikan surat pengaduan terkait ancaman 'halalkan darah' Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »
PP Muhammadiyah Laporkan Dua Pegawai BRIN atas Dugaan Pengancaman PembunuhanPimpinan Pusat Muhammadiyah melaporkan dua pegawai BRIN yang mengacam warga Muhammadiyah yang viral di media sosial.
Baca lebih lajut »
LBH Muhammadiyah Nilai Postingan Thomas Djamaluddin Cenderung MenyerangPP Muhammadiyah menilai postingan peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, terkait penentuan 1 Syawal 1444 H tendensius dan cenderung menyerang Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »
BRIN Ancam Warga Muhammadiyah, Komisi I DPR: Kedepankan Etika dalam BermedsosKomisi I DPR RI tanggapi ujaran kebencian peneliti BRIN terhadap Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »