Gubernur The Jerome Powell mengisyaratkan bank sentral AS akan melanjutkan kampanye kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan bank sentral AS tersebut akan melanjutkan kampanye kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini.
Powell mengisyaratkan mayoritas pejabat The Fed memperkirakan bahwa mereka perlu menaikkan suku bunga setidaknya dua kali lagi tahun ini. Awal bulan ini, setelah 10 kali kenaikan suku bunga berturut-turut, The Fed memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 5 persen - 5,25 persen untuk menilai dampak kenaikan suku bunga sebelumnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jerome Polin Bandingkan Levelnya dengan Prilly LatuconsinaJerome Polin membuat teman-teman Jepangnya terkejut hingga tak berhenti kagum saat dirinya menceritakan tentang sosok Prilly Latuconsina yang begitu hebat.
Baca lebih lajut »
Fed Ingatkan Potensi Kebijakan yang Lebih Ketat, Wall Street Ditutup Mayoritas MerahBursa saham AS dibayangi oleh komentar terbaru Ketua The Fed Jerome Powell yang memperingatkan potensi kebijakan yang lebih ketat.
Baca lebih lajut »
Astaga Naga! Jelang Pidato Powell, Emas AnjlokHarga emas pada perdagangan Rabu (28/6/2023) hingga pukul 06.49 WIB terpantau turun 0,37% secara harian menjadi 1915,12 per troy ons di pasar spot.
Baca lebih lajut »
Dolar naik, Powell tak kesampingkan kenaikan suku bunga berturut-turutDolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Ketua Federal Reserve ...
Baca lebih lajut »
Pidato Powell Bikin Geger, Wall Street Ditutup BergejolakBursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup tak kompak pada perdagangan Rabu (28/6/2023).
Baca lebih lajut »
Efek Pidato Powell: Harga Minyak Langsung NyungsepHarga minyak mentah WTI dibuka turun 0,45% ke posisi US$69,25 per barel, harga minyak mentah brent juga dibuka melemah 0,42% ke posisi US$73,72 per barel.
Baca lebih lajut »