Potensi Limbah Tulang Lele sebagai Sumber Kalsium Organik

Indonesia Berita Berita

Potensi Limbah Tulang Lele sebagai Sumber Kalsium Organik
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 74 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 92%

Eksplorasi akan alternatif sumber kalsium alami perlu terus diupayakan untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap impor.

KALSIUM merupakan unsur logam kelima yang paling melimpah dalam tubuh manusia. Sebagai elektrolit, ion kalsium memainkan peran penting dalam proses fisiologis dan biokimia baik organisme maupun sel.

Pada vertebrata seperti reptil, ikan, mamalia, dan manusia, struktur kerangka terutama disusun kalsium fosfat. Ion kalsium pada permukaan tulang berikatan dengan ion dalam cairan tubuh sehingga memungkinkan pertukaran ion yang penting dalam menjaga keseimbangan kalsium dalam darah dan tulang. Setelah umur 20 tahun, tubuh manusia akan mulai mengalami kekurangan kalsium sebanyak 1% per tahun. Setelah umur 50 tahun, jumlah kandungan kalsium dalam tubuh akan menyusut 30%. Penyusutan bertambah menjadi 50% ketika mencapai umur 70 tahun, dan seterusnya tubuh akan mengalami masalah kekurangan kalsium.

Jika diperhatikan, masyarakat Indonesia sangat menyukai konsumsi ikan, di antaranya lele. Namun, tulang biasanya bagian ikan yang tidak kita makan sehingga menjadi limbah. Konsumsi ikan akan berdampak pada penumpukan limbah tulang yang bisa mengganggu kesehatan lingkungan. Karena kebutuhan tepung lele semakin meningkat untuk bahan baku biskuit tinggi protein, jumlah limbah tulang ikan pun meningkat. Hal tersebut mulai menimbulkan masalah, terutama pada daerah di sekitar pabrik tersebut. Upaya pemanfaatan tulang lele untuk alternatif sumber kalsium alami merupakan ide solutif dan inovatif.

Dampak negatif akibat besarnya ketergantungan impor semakin dirasakan saat terjadi pandemi covid-19 yang melanda dunia selama hampir tiga tahun. Terganggunya mobilitas antarnegara mau tidak mau sangat menghambat produktivitas dan suplai barang di masyarakat.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ardhiana Malrasari Sulap Limbah Celana Jin jadi Tas dan Topi CantikArdhiana Malrasari, ibu rumah tangga asal Blitar yang berhasil sulap limbah celana jin jadi kerajinan tas dan topi yang cantik.
Baca lebih lajut »

SDA DKI perkuat pengolahan limbah domestik terkait air tercemar tinjaSDA DKI perkuat pengolahan limbah domestik terkait air tercemar tinjaDinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memperkuat program pengembangan dan pengelolaan limbah domestik untuk menindaklanjuti hasil penelitian bahwa 70 persen ...
Baca lebih lajut »

Soal Sumber Air Tercemar Tinja, SDA DKI Perkuat Pengolahan Limbah Domestik |Republika OnlineSoal Sumber Air Tercemar Tinja, SDA DKI Perkuat Pengolahan Limbah Domestik |Republika OnlinePenelitian sebut 70 persen sumber air di Indonesia, termasuk di Jakarta, tercemar.
Baca lebih lajut »

Saladin Kentang Magic: Ubah Limbah Makanan Jadi CuanSaladin Kentang Magic: Ubah Limbah Makanan Jadi CuanHanna, Founder Saladin Kentang Magic, berhasil menyulap kulit kentang menjadi keripik yang lezat.
Baca lebih lajut »

Kurangi Emisi Karbon, AS Ingin Daur Ulang Limbah Radioaktif |Republika OnlineKurangi Emisi Karbon, AS Ingin Daur Ulang Limbah Radioaktif |Republika OnlineDaur ulang limbah radioaktif membutuhkan teknologi yang sulit.
Baca lebih lajut »

DKI kemarin, penertiban bangunan hingga pengolahan limbahDKI kemarin, penertiban bangunan hingga pengolahan limbahBeragam peristiwa terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Minggu (13/11), mulai dari penertiban bangunan semi permanen di Jakarta Pusat hingga Dinas Sumber Daya ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:40:39