Polri, TNI & Pemda sinergi jaga rumah yang ditinggal mudik di Tambora

Indonesia Berita Berita

Polri, TNI & Pemda sinergi jaga rumah yang ditinggal mudik di Tambora
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 78%

Jajaran Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat bersinergi untuk menjaga rumah penduduk yang tengah ditinggal mudik ...

Sejumlah personel pengamanan Lebaran Jakarta Barat gabungan dari unsur Polri, TNI, hingga Satuan Polisi Pamong Praja di Kecamatan Tambora melaksanakan ngopi bersama untuk menjaga sinergi selama bertugas pada Kamis malam. ANTARA/HO-Polsek TamboraJakarta - Jajaran Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat bersinergi untuk menjaga rumah penduduk yang tengah ditinggal mudik Lebaran.

Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama di Jakarta, Kamis, mengatakan total personel penjagaan sebanyak 55 orang yang dibagi ke dalam tujuh regu.Disebutkan penjagaan dilakukan di Pos RW 09 Angke, Pos RW 07 Angke, Pos RW 04 Angke, Pos RW 02 Angke, Pos RW 06 Duri Utara, Pos RW 04 Duri Utara dan Pos RW 1 Duri Selatan.

Putra mengatakan Polsek Tambora, Koramil 02 Tambora juga Satpol PP Tambora melaksanakan agenda ngopi bersama untuk menjaga sinergi selama bertugas. Kegiatan diawali dengan ramah tamah dan Halal Bi Halal, kemudian ngopi bersama serta diskusi. Uniknya, peralatan yang digunakan untuk acara tersebut menggunakan perangkat termos yang banyak digunakan di masa lampau.

“Ngopi bersama dilakukan di Kantor Koramil 02 Tambora, agar personel dapat terjaga hingga gelombang penugasan selesai,” ujar Putra.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

KKB Disebut Ajak Pelajar Serang TNI dan Polri di Papua, Kapendam: Warga Mulai Melakukan PerlawananKKB Disebut Ajak Pelajar Serang TNI dan Polri di Papua, Kapendam: Warga Mulai Melakukan PerlawananKKB disebut mengajak pelajar SMP dan SMA untuk menyerang prajurit TNI yang melaksanakan operasi pencarian pilot Susi Air di Kabupaten Nduga, Papua.
Baca lebih lajut »

Teror KKB Belum Usai, Tembaki TNI-Polri Dilawan Lari Kocar-kacirTeror KKB Belum Usai, Tembaki TNI-Polri Dilawan Lari Kocar-kacirKKB terus menerus menyebar teror di Papua. Laporan terakhir mereka menembaki aparat TNI Polri di Intan Jaya, Papua.
Baca lebih lajut »

Pemberontak OPM Ajarkan Anak-anak Papua Pegang Senjata untuk Perangi TNIPemberontak OPM Ajarkan Anak-anak Papua Pegang Senjata untuk Perangi TNIKST OPM menjadikan anak-anak Papua sebagai alat untuk menyerang aparat TNI-Polri di Papua
Baca lebih lajut »

Pilot Susi Air Kirim Pesan Video, Minta TNI - Polri Hentikan Pengeboman di NdugaDalam pesan yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, pilot Susi Air itu mengatakan dia dalam kondisi sehat.
Baca lebih lajut »

Satgas Operasi Damai Cartenz: Ucapan Philips TNI Polri Mengebom Nduga Propaganda OPMSatgas Operasi Damai Cartenz membantah tim gabungan TNI-Polri melakukan pengeboman di wilayah Nduga seperti klaim OPM Papua.
Baca lebih lajut »

TNI-Polri Diminta Perkuat Strategi Komprehensif, Penggunaan Bom untuk Bebaskan Pilot DitepisTNI-Polri Diminta Perkuat Strategi Komprehensif, Penggunaan Bom untuk Bebaskan Pilot DitepisTNI masih mencari pilot Susi Air yang disandera kelompok kriminal bersenjata. Sementara, dalam video terbaru, pilot Philip Merthens meminta aparat tak gunakan bom dalam operasinya. Tudingan pakai bom cuma propaganda KKB. Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 06:43:34