Polri Telusuri Pembeli Data Kependudukan yang Dijual lewat Internet

Indonesia Berita Berita

Polri Telusuri Pembeli Data Kependudukan yang Dijual lewat Internet
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 63 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 28%
  • Publisher: 68%

'Kita sedang dalami kepada konsumennya, dia menjual ke siapa saja kita telusuri siapa pembelinya,'

Polisi telah menangkap salah seorang penjual yang berinisial C di daerah Cilodong, Depok, Jawa Barat, pada 6 Agustus 2019.

"Kita sedang dalami kepada konsumennya, dia menjual ke siapa saja kita telusuri siapa pembelinya," ujar Wadir Tipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Asep Safrudin saat konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis .Menurut Asep, pembeli data pribadi tersebut juga dapat dijerat hukum sebab menggunakan data yang bukan haknya.

Ia mengatakan, ancaman hukuman bagi pembeli tergantung daripada tujuan atau penggunaan data pribadi yang dibeli. Hal itu yang sedang ditelusuri aparat kepolisian. "Makanya kita juga perlu telurusi buat apa mereka mendapatkan data, menjual itu kan berarti ada konsumennya, itu juga kita akan cari konsumennya," katanya.Menurutnya, pelaku kejahatan siber umumnya dapat dengan mudah menghilangkan jejak-jejak digitalnya."Transaksi di media online itu kan tidak semudah seperti kita transaksi di fisik, dia cepat menghilangkan jejak, kemudian dia bisa darimana saja beli, kemudian dia juga bisa cepat menghilangkan bukti-buktinya.

Tersangka C diketahui menyimpan jutaan data pribadi warga negara Indonesia yang terdiri dari 761.435 nomor ponsel, 129.421 kartu kredit, 1.162.864 Nomor Induk Kependudukan , 50.854 Nomor Kartu Keluarga , dan 64.164 nomor rekening.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

TNI Polri diminta ditarik dari Nduga, Polri: Negara harus hadirTNI Polri diminta ditarik dari Nduga, Polri: Negara harus hadirMabes Polri mengklaim kehadiran TNI-Polri di Kabupaten Nduga justeru memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, menanggapi permintaan masyarakat Papua ...
Baca lebih lajut »

Sinergitas TNI-Polri Amankan Pilpres 2019 Patut DiapresiasiSinergitas TNI-Polri Amankan Pilpres 2019 Patut DiapresiasiSiapapun mengetahui stabilitas dan tensi politik menjelang dan hingga pencoblosan Pilpres 2019 begitu panasnya. Nah ada...
Baca lebih lajut »

Wapres JK: Tugas TNI-Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertibanWapres JK: Tugas TNI-Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertibanWakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pembekalan kepada 1.189 perwira TNI dan Polri yang tergabung dalam Program Kegiatan Bersama Kejuangan di Sekolah Staf ...
Baca lebih lajut »

Selain Briptu Hedar, Anggota TNI Polri ini Gugur Karena KKB PapuaSelain Briptu Hedar, Anggota TNI Polri ini Gugur Karena KKB PapuaBriptu Hedar menambah panjang gugurnya anggota TNI dan polisi akibat KKB di Papua.
Baca lebih lajut »

JK Beri Pembekalan Kepada Para Perwira Sesko TNI dan Sespimti PolriJK Beri Pembekalan Kepada Para Perwira Sesko TNI dan Sespimti PolriWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko), Sekolah...
Baca lebih lajut »

Polemik Penarikan Pasukan TNI/Polri dan Krisis Sosial di Nduga...Polemik Penarikan Pasukan TNI/Polri dan Krisis Sosial di Nduga...Theo mengatakan, warga pengungsi yang meninggal dunia mencapai 182 orang, 92 di antaranya anak-anak dan balita.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 08:14:19