Polri Duga Ada Pelaku di Antara 20 WNI yang Jadi Korban TPPO ke Myanmar - Tribunnews.com

Indonesia Berita Berita

Polri Duga Ada Pelaku di Antara 20 WNI yang Jadi Korban TPPO ke Myanmar - Tribunnews.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 18 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 10%
  • Publisher: 51%

Kadiv Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Irjen Pol Krishna Murti mengatakan diduga ada pelaku di dalam 20 orang yang disebut menjadi korban itu. (ld)

“Sekarang tim Bareskrim dan Hubinter sedang proses interogasi. Bisa jadi diantara 20 orang itu ada yang pelaku,” kata Krishna dalam keterangannya, Selasa .Di sisi lain, Krishna menjelaskan terkait pemulangan para WNI tersebut, pihaknya sampai saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri RI.

Bareskrim Polri menduga 20 orang warga negara Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang dikirim ke"20 WNI tersebut tidak tercatat dalam lalu lintas imigrasi Myanmar. Sehingga diduga masuk Myanmar secara ilegal," ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro dalam keterangannya, Kamis .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tribunnews /  🏆 37. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Masih Jadi Pejuang Restu, Arie Kriting Punya Pandangan Bijak Soal Konflik dalam Sebuah HubunganMasih Jadi Pejuang Restu, Arie Kriting Punya Pandangan Bijak Soal Konflik dalam Sebuah HubunganArie Kriting menyinggung soal sebuah konflik dalam hubungannya dengan Indah Permatasari yang belum teratasi diduga soal restu dari sang mertua, simak pandangan bijak yang disampaikannya terkait konflik tersebut.
Baca lebih lajut »

Pemilik Tunjungan Plaza Surabaya, Alexander Tedja Juga Kolektor Seni InternasionalAlexander Tedja dari Pakuwon Group, konglomerat bisnis properti dan retail dari Surabaya hingga Jakarta antara lain Tunjungan Plaza Surabaya.
Baca lebih lajut »

NasDem: Tak Ada yang Harus Ditengahi Terkait Hubungan Jokowi dan Surya PalohNasDem: Tak Ada yang Harus Ditengahi Terkait Hubungan Jokowi dan Surya PalohHubungan Presiden Jokowi dan Surya Paloh merenggang setelah Ketum NasDem itu sengaja tidak diundang dalam pertemuan ketua umum partai politik koalisi pemerintah. Menurut Jokowi, NasDem sudah memiliki koalisi baru.
Baca lebih lajut »

Ulasan Pengamat soal Renggang Hubungan NasDem dan Koalisi Jokowi Menuju 2024Ulasan Pengamat soal Renggang Hubungan NasDem dan Koalisi Jokowi Menuju 2024Pengamat politik, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya melihat ada kebingungan dengan posisi Partai NasDem saat ini.
Baca lebih lajut »

STOK Bina Guna-USM Jalin Kerja Sama Internasional, Laksanakan Penelitian KolaboratifSTOK Bina Guna-USM Jalin Kerja Sama Internasional, Laksanakan Penelitian KolaboratifUNTUK pengembangan akademik, pendidikan dan pengabdian masyarakat, Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna menjalin kerja sama internasional dengan Universiti Sains Malaysia (USM).
Baca lebih lajut »

Akademisi nilai hubungan Surya Paloh dengan Jokowi kian renggangAkademisi nilai hubungan Surya Paloh dengan Jokowi kian renggangDosen Komunikasi Politik Universitas Gajah Mada (UGM) Dr. Nyarwi Ahmad menilai hubungan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh semakin renggang dengan ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 16:00:44