Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka baru dalam kasus penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng.\r\n\r\nPenetapan tersangka baru ini ...
Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan tersangka baru dalam kasus penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng."Kita sudah menetapkan 14 tersangka, 13 tersangka sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jumat.Meski demikian Argo enggan memberikan keterangan mengenai identitas tersangka maupun perannya dalam kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy.
Pascapenetapan 13 tersangka tersebut polisi kembali memeriksa tiga saksi baru yakni Ketua Media Center PA212, Novel Bamukmin; Sekretaris Umum FPI, Munarman dan Ketua Pengurus Masjid Al Falaah, Iskandar
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menyelisik Perbedaan Keterangan Ninoy Karundeng, Polisi, PA 212, dan Pengurus Masjid...Perbedaan itu terlihat dari pernyataan Ninoy, polisi, Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan pengurus Masjid Al-Falah.
Baca lebih lajut »
Hari Ini, Polisi Periksa Pengurus Masjid dan Novel Bamukmin Terkait Penganiayaan Ninoy KarundengSaksi pertama yang dipanggil adalah pengurus dewan kemakmuran masjid (DKM) Al-Falah Iskandar.
Baca lebih lajut »
Jubir FPI Beberkan Isi Pemeriksaan Dalam Kasus Ninoy KarundengMunarman diperiksa sebagai saksi dalam kasus penganiayaan terhadap anggota relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.
Baca lebih lajut »
Kasus Ninoy Karundeng, Polda Metro Jaya Tunggu Jubir PA 212Jubir PA 212 Novel Bamukmin hari ini akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap Ninoy Karundeng. NinoyKarundeng
Baca lebih lajut »
Munarman Dicecar 18 Pertanyaan Tentang Kasus Penganiayaan Ninoy KarundengMunarman, sudah selesai diperiksan dan sudah menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP).
Baca lebih lajut »
Fakta Terbaru Kasus Penganiayaan Ninoy KarundengNinoy Karundeng diculik dan diintimidasi oleh sejumlah orang saat aksi demo 30 September 2019.
Baca lebih lajut »