Dua tersangka baru berinisial DS dan AF yang berperan menjalankan truk tangki pengangkut LPG, berhasil ditangkap oleh polisi.
Truk tangki barang bukti kasus penyelundupan elpiji bersubsidi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat menangkap dua tersangka baru kasus penyelundupan truk tangki pengangkut elpiji bersubsidi seberat 20 ton di Kabupaten Subang, Jawa Barat.Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat AKBP Roland Ronaldy mengatakan kedua tersangka baru itu berinisial DS dan AF yang berperan menjalankan truk tangki tersebut.
"Jadi dari merekalah barang-barang atau elpiji tersebut didapatkan, dan dari informasi mereka truk elpiji yang seharusnya dikirim dari Indramayu ke Majalengka, dibelokkan ke Subang," kata Roland di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin.Menurutnya, kedua tersangka baru yang bertugas menjalankan truk tangki itu bekerja untuk PT ER yang merupakan salah satu perusahaan vendor yang mengoperasikan truk tangki PT Pertamina.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kriminal sepekan, mafia tanah hingga kasus polisi tembak polisiBeragam peristiwa kriminalitas terjadi selama sepekan terakhir di wilayah DKI Jakarta. Mulai dari pengungkapan sindikat mafia tanah hingga kasus polisi tembak ...
Baca lebih lajut »
Libatkan Komnas Perempuan Investigasi Kasus Polisi Tembak PolisiTim khusus yang ditugaskan untuk mengungkap kasus tidak boleh menutupi fakta apa pun yang mereka ditemukan, termasuk dugaan keterlibatan oknum polisi lain.
Baca lebih lajut »
DK PWI Dorong Liputan Investigatif soal 'Polisi Tembak Polisi'DK PWI mendorong seluruh wartawan untuk melakukan investigative reporting terhadap kasus 'polisi tembak polisi'. Wartawan dapat membantu pihak berwajib.
Baca lebih lajut »
Kasus Polisi Tembak Polisi, Komnas HAM Ingin Ketemu Istri Kadiv PropamKomnas HAM berharap bisa bertemu istri Kadiv Propam Polri, Irjen Pol. Ferdy Sambo, langsung untuk mengumpulkan keterangan terkait kasus polisi tembak polisi yang menyebabkan Brigadir J meninggal.
Baca lebih lajut »
Komnas HAM Ingin Cepat Tuntaskan Kasus Polisi Tembak PolisiKomnas HAM menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan kasus polisi tembak polisi.
Baca lebih lajut »