Polisi Sebut Ada Massa di Luar Mahasiswa-Pelajar Buat Ricuh Demo di Bandung

Indonesia Berita Berita

Polisi Sebut Ada Massa di Luar Mahasiswa-Pelajar Buat Ricuh Demo di Bandung
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 51%

Polisi menyebut ada kelompok demonstran non mahasiswa-pelajar yang ikut dalam demo ricuh di gedung DPRD Jabar Senin (30/9/2019). Kelompok tersebut diduga yang memancing kericuhan. DemoMahasiswa DemoPelajar

- Polisi menyebut ada kelompok demonstran non mahasiswa-pelajar yang ikut dalam demo ricuh di gedung DPRD Jabar Senin . Kelompok tersebut diduga yang memancing kericuhan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan aksi demo di Gedung DPRD Jabar awalnya berlangsung tertib dan terkendali. Namun saat sore hari sekitar pukul 16.30 WIB, ada massa yang tiba-tiba mulai melempari petugas. "Ada massa yang mulai melempari petugas dengan batu, botol dan ada sedikit asap yang didatangkan dari pengunjuk rasa. Sehingga kepolisian perlu melakukan pembubaran, mendorong massa menjauh dari DPRD. Karena ada pagar juga yang dirobohkan," ucap Truno saat dihubungi, Selasa .Truno mengatakan ada kelompok tertentu yang diduga memancing kericuhan. Kelompok itu juga melalukan pelemparan ke arah petugas.

"Beberapa ada kelompok yang melakukan pelemparan, kita perlu pendalaman. Tapi indikasi terjadi vandalisme dan perusakan fasilitas umum. Ada coretan huruf 'A' dilingkari," kata Truno.Truno mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami keterlibatan kelompok tersebut."Kelompok itu akan didalami. Apabila terdapat unsur pidana, akan diproses," kata Truno.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pospol Depan Atma Jaya Dirusak Massa, Ada Tulisan 'Polisi Pembunuh'Pospol Depan Atma Jaya Dirusak Massa, Ada Tulisan 'Polisi Pembunuh'Massa pedemo melakukan aksi vandal di tembok pospol dengan menuliskan kata-kata 'polisi pembunuh' dan 'DPR t*i'.
Baca lebih lajut »

Gubernur Khofifah Sebut Ada 2 Gelombang Pengungsi Papua Masuk JatimGubernur Khofifah Sebut Ada 2 Gelombang Pengungsi Papua Masuk JatimGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut adanya dua gelombang pengungsi dari Papua akibat terdampak kerusuhan beberapa hari yang lalu.
Baca lebih lajut »

Jaksa Ukraina Sebut tidak Ada Alasan Selidiki Keluarga BidenJaksa Ukraina Sebut tidak Ada Alasan Selidiki Keluarga BidenLutsenko mengatakan penyelidikan terhadap Biden dan putranya harus dimulai di AS.
Baca lebih lajut »

Wiranto Sebut Ada Upaya Membuat Konflik Horizontal di PapuaWiranto Sebut Ada Upaya Membuat Konflik Horizontal di PapuaWiranto menyebut TNI/Polri sudah melakukan upaya menanggulangi konflik di Papua.
Baca lebih lajut »

Pengamat sebut aksi massa jangan dikristalisasi tolak UU KPKPengamat sebut aksi massa jangan dikristalisasi tolak UU KPKPengamat Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengingatkan kepada semua pihak, termasuk Presiden Joko Widodo agar berhenti mengkristalisasi aksi massa ...
Baca lebih lajut »

KPU Sebut Tak Ada Permintaan Jokowi Majukan Pelantikan PresidenKPU Sebut Tak Ada Permintaan Jokowi Majukan Pelantikan PresidenHasyim menegaskan, jadwal pelantikan tak bisa dimajukan atau dimundurkan karena sudah ditetapkan sejak awal | Nasional
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 23:35:28