Dari 519 tersisa 136 orang yang masih ditahan di Polda Metro per Rabu petang, 2 Oktober 2019. Pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa dan warga dipilah.
TEMPO.CO, Jakarta - Polisi mengaku telah memilah lalu membebaskan sebagian besar dari 519 orang yang ditangkapi sepanjang bentrokan dengan massa demonstran Senin malam hingga Selasa dinihari 30 September-1 Oktober 2019. Demonstrasi hari itu dilakukan massa gabungan mahasiswa, pelajar dan buruh masih dengan tuntutan yang sama: menolak sejumlah RUU bermasalah di DPR RI.Dari 519 itu tersisa 136 orang yang masih ditahan di Polda Metro Jaya per Rabu petang, 2 Oktober 2019.
Setelah memperoleh datanya, polisi, kata Argo lagi, bakal membebaskan para pelajar yang memang masih berusia anak.Pun dengan mahasiswa atau warga yang terbukti hanya ikut-ikutan juga dijanjikan dibebaskan. Argo berujar, polisi hanya menahan demonstran yang melakukan tindak pidana, seperti merusak pos polisi dan kendaraan. 'Sedang didata,' kata dia menambahkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sah, 136 Senator Resmi DilantikPengucapan sumpah dan janji ratusan anggota DPR dihadiri pula Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan lainnya. PelantikananggotaDPR
Baca lebih lajut »
136 Anggota DPD 2019-2024 Resmi DilantikSebanyak 136 Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 resmi dilantik dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali.
Baca lebih lajut »
Selamat! 136 Anggota DPD 2019-2024 Resmi DilantikAnggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2019-2024 resmi dilantik. Total ada 136 anggota DPD yang mengucapkan sumpah/janji jabatan. Selamat! PelantikanAnggotaDPD PelantikanDPD
Baca lebih lajut »
Total 649 Orang Diamankan Polisi dalam Unjuk Rasa Kemarin - Tribunnews.comAdapun Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan 258 orang, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebanyak 40 orang, dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
Baca lebih lajut »
Polda Metro Jaya: Polisi Tak Bermaksud Menembak Gas Air Mata ke Arah Posko Farmasi Atma Jaya'Mungkin polisi reflek karena melihat massa berlarian kesana,' ujar Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya. Megapolitan
Baca lebih lajut »