Polisi Pastikan Penjemputan Paksa Jenazah Covid-19 Tak Akan Terulang

Indonesia Berita Berita

Polisi Pastikan Penjemputan Paksa Jenazah Covid-19 Tak Akan Terulang
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 83%

Berkaca dari empat kejadian itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 yang melibatkan unsur TNI dan Polri kembali bersinergi melakukan pengamanan ekstra ketat di setiap rumah sakit.

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan memastikan penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit oleh masyarakat tidak akan terulang lagi. Polisi menjamin pengamanan ketat sudah diberlakukan.

Dia menuturkan pada Rabu 10 Juni malam, di RS Dadi Makassar, seratusan warga hendak menjemput paksa jenazah pasien terkait Covid-19 yang meninggal dunia dengan penyakit penyerta tumor otak. Namun, upaya itu bisa digagalkan. 2 dari 3 halamanDemi Kebaikan BersamaIbrahim Tompo menyatakan, apa yang dilakukan oleh anggota maupun Tim Gugus Tugas Covid-19 demi kebaikan bersama agar penularan tidak terjadi di tengah upaya pemerintah menuju tatanan normal baru.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »

Polisi pastikan penjemputan paksa jenazah COVID-19 tidak akan terulangPolisi pastikan penjemputan paksa jenazah COVID-19 tidak akan terulang'Penjemputan paksa jenazah terduga pasien PDP itu sangat berbahaya karena virus bisa meluas. Makanya, pengamanan ekstra sudah dilakukan,' kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. COVID19
Baca lebih lajut »

Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengUpdate Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Pasien PDP Covid-19 di Sulsel, Polisi Amankan Puluhan Orang - Tribunnews.comKasus Pengambilan Paksa Jenazah Pasien PDP Covid-19 di Sulsel, Polisi Amankan Puluhan Orang - Tribunnews.com
Baca lebih lajut »

Seorang Polisi Terjangkiti COVID-19 saat Bertugas di BartimSeorang Polisi Terjangkiti COVID-19 saat Bertugas di BartimSeorang anggota Polsek Benua Lima Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, diduga terpapar virus corona saat melaksanakan tugas di Pos COVID-19 di Pasar Panas Kecamatan Benua Lima. PolisiTerjangkitiCOVID-19
Baca lebih lajut »

Polisi Tangkap 3 Orang yang Coba Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari RS di MakassarPolisi Tangkap 3 Orang yang Coba Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 dari RS di MakassarTiga orang yang diduga jadi provokator pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 dari rumah sakit di Makassar ditangkap polisi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 06:42:21