Mengapa polisi Korea Selatan gagal mencegah terjadinya tragedi Halloween di Itaewon yang menewaskan 156 orang? MajalahTempo
Petugas penyelamat mengevakuasi korban perayaan Halloween yang menewaskan ratusan orang, di Seoul, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. , pada Ahad, 30 Oktober lalu, berakhir tragis dengan tewasnya 156 orang dan 191 lainnya luka-luka. Kejadian ini adalah tragedi besar di negeri itu setelah tenggelamnya kapal feri Sewol yang menewaskan 299 orang pada 2014.
Rendahnya pengamanan oleh kepolisian diduga sebagai salah satu hal yang menyebabkan korban berjatuhan. Pada malam itu,Silahkan berlangganan untuk menikmati akses penuh artikel eksklusif Tempo sejak tahun 1971
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Presiden Korea Selatan Resmi Minta Maaf Atas Tragedi Pesta Halloween di ItaewonPresiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menyatakan akan menuntut para pihak bertanggung jawab atas tragedi pesta Halloween di Itaewon.
Baca lebih lajut »
Moral (Belum Menjadi) JenderalKEPALA Kepolisian Korea Selatan Yoon Hee-keun menyatakan permohonan maaf atas tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul.
Baca lebih lajut »
Tragedi Itaewon: Puluhan ribu orang berunjuk rasa menuntut keadilan bagi para korban - BBC News IndonesiaDua jalur jalan utama di dekat Balai Kota Seoul ditutup untuk menampung puluhan ribu pengunjuk rasa. Banyak yang membawa poster berwarna hitam yang bertuliskan 'Mundur adalah ungkapan belasungkawa'. Pesan itu ditujukan untuk Presiden Yoon.
Baca lebih lajut »