Dua perempuan berinisial M (36) dan N (47) yang hendak menerobos Istana Negara tidak saling mengenal. Kedua wanita itu hendak menyampaikan aspirasi dan mencari keadilan untuk dua kasus yang berbeda. Megapolitan IstanaNegara
— Dua perempuan berinisial M dan N yang hendak menerobos Istana Negara tidak saling mengenal.
"Mereka habis bikin pengaduan, ketemu di sini . Enggak saling mengenal, kebetulan saja," kata Kapolsek Gambir Kompol Mugia Yarry Junanda saat dihubungi Kompas.com, Senin , siang."Ibu M korban penipuan investasi, dan Ibu N penggelapan di NTB," lanjut dia."Sudah dikasih pemahaman saja, ya sudah kita himbau dia mau menyampaikan saja," tutur dia."Iya . Intinya sudah kita arahkan untuk menyampaikan pendapat ada tata caranya," lanjur Mugia.
Mereka hendak masuk ke kawasan Istana Negara karena ingin menyampaikan soal kasusnya kepada Presiden Joko Widodo. Namun, petugas kepolisian langsung menghalau keduanya dan membawa mereka ke pos pengamanan di kawasan silang Monas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hendak Terobos Istana, Dua Perempuan Korban Investasi |em|Bodong|/em| Dibawa Polisi |Republika OnlineSetelah dimintai keterangan oleh polisi, kedua perempuan itu dibolehkan pulang.
Baca lebih lajut »
2 Emak-emak Diamankan Buntut Ingin Terobos Masuk Istana, Polisi Ungkap Niat KeduanyaDua emak-emak tersebut tidak diizinkan masuk ke istana. Mereka tidak melawan saat dilarang masuk.
Baca lebih lajut »
Mau Bertemu Jokowi, Dua Emak-emak Nekat Terobos Istana NegaraDua emak-emak menerobos masuk ke dalam Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (8/5/2023). Aksi mereka berhasil digagalkan polisi.
Baca lebih lajut »
Polisi Ungkap Hasil Tes Urine Pelaku Penusukan Dua LansiaPolri mengungkapkan tidak ditemukan jejak alkohol dan narkoba dari hasil tes urine pelaku penusukan dua lansia di Jakarta Utara.
Baca lebih lajut »