Masyarakat bisa melaporkan ke TMC Polda Metro Jaya jika menemukan pasien Covid-19 yang kesulitan mendapatkan angkutan untuk ke rumah sakit.
Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengintruksikan jajarannya mengalihfungsikan ambulans milik Polda Metro Jaya untuk mengangkut pasien Covid-19 ke rumah sakit.
Fadil menerangkan, ambulans bergerak secara mobile. Selain itu, masyarakat juga bisa melaporkan ke Command Center dan Traffic Management Center seandainya menemukan pasien Covid-19 yang mengalami hal serupa. Hal itu dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Selatan Azis Andriansyah. Menurut Azis, AKBP Agus dengan menggunakan alat perlindungan diri segera melarikan warga tersebut ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Antar Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit, Polda Metro Siapkan AmbulansPolda Metro Jaya menyiapkan ambulans bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit.
Baca lebih lajut »
Polda Metro siapkan ambulans antar pasien COVID-19 ke rumah sakitPolda Metro Jaya menyiapkan ambulans bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk membawa pasien COVID-19 ke rumah sakit.\r\n\r\n"Ada mobil ...
Baca lebih lajut »
Polda Metro Jaya Lepas Tim Khusus Masuk ke Perkampungan di JakartaPolda Metro Jaya melepas tim khusus untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Jakarta PoldaMetroJaya
Baca lebih lajut »
Ruang Perawatan Pasien Covid-19 Over Kapasitas - Metro - koran.tempo.coPenambahan jumlah kasus harian di Jakarta kembali mencatatkan rekor baru dengan angka 7.505. Ketersediaan ruang perawatan menipis. korantempodigital KoranTempo
Baca lebih lajut »
Penanganan Covid-19 di Ibu Kota Terbentur Anggaran - Metro - koran.tempo.coSemakin tinggi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Ibu Kota, anggaran yang dibutuhkan semakin membengkak. Dari total Rp 2,13 triliun yang disiapkan tahun ini, dana yang tersisa tinggal 3 persen atau sekitar Rp 84,7 miliar. korantempodigital KoranTempo
Baca lebih lajut »