Warga Prancis, Francois Abello Camille menyimpan video tak senonoh 305 anak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi hingga Senin , baru berhasil mengidentifikasi 19 dari 305 anak yang menjadi korban eksploitasi seksual warga negara asing berkebangsaan Prancis, Francois Abello Camille alias Frans .
Yusri menyebutkan, jumlah anak korban eksploitasi Frans mencapai 305 orang berdasarkan jumlah video tidak senonoh yang ditemukan penyidik dalam laptop Frans. Kendala utama pihak kepolisian dalam mengidentifikasi korbannya adalah hampir semua korbannya tidak mempunyai KTP elektronik. Yusri berharap, penyidik bisa segera mengidentifikasi anak-anak korban eksplotasi seksual tersebut agar bisa segera mendapatkan pendampingan dan penanganan oleh Kementerian Sosial."Sudah disampaikan oleh Mensos langsung bahwa dalam hal ini kami harus kerja sama dengan Kemensos dan PPA untuk bisa trauma healing terhadap korban," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polisi baru berhasil identifikasi 19 anak korban eksploitasi WNAPolisi hingga Senin baru berhasil mengidentifikasi 19 dari 305 anak yang menjadi korban eksploitasi seksual warga negara asing berkebangsaan Prancis, Francois ...
Baca lebih lajut »
2020, Rekor Utang Baru Korporasi Global Bisa Tembus USD 1 TriliunPerusahaan-perusahaan di seluruh dunia menghadapi utang baru sebanyak US$ 1 triliun pada 2020 untuk mengatasi dampak virus corona Covid-19. Covid_19
Baca lebih lajut »
Wamendag: Game Online Bisa Jadi Terobosan Baru Tingkatkan EksporDi era digital seperti saat ini, game online dapat menjadi salah satu terobosan komoditas eskpor.
Baca lebih lajut »
Ada Rindu Hingga Kebiasaan Baru di Tahun Ajaran Baru |Republika OnlineKemendikbud tegaskan sekolah dilarang menggelar MPLS tatap muka di tahun ajaran baru.
Baca lebih lajut »
Suasana Baru Tahun Ajaran BaruPada tahun ajaran baru ini, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) bagi peserta...
Baca lebih lajut »