Kenaikan akibat meningkatnya jumlah pemohon izin perikanan tangkap yang signifikan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar mengatakan capaian penerimaan negara bukan pajak sumber daya alam perikanan tangkap mengalami kenaikan sebesar 11,35 persen meski di tengah pandemi Covid-19. Zulficar menyampaikan apabila dibandingkan periode yang sama pada 2019, PNBP-SDA perikanan tangkap sampai Mei mencapai Rp 229 miliar, sedangan tahun ini mencapai Rp 255 miliar.
Hingga 3 Juni 2020, tercatat sebanyak 3.753 dokumen perizinan telah diterbitkan melalui layanan SILAT sejak diluncurkan pada tanggal 31 Desember 2019. Angka ini terdiri atas 1.040 Surat Izin Usaha Penangkapan Ikan , 2.554 Surat Izin Penangkapan Ikan dan 159 Surat Izin Kapal Penangkut Ikan . Zulficar melihat antusiasme pelaku usaha terhadap layanan SILAT ini sangat positif.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sumber Data Studi Hydroxychloroquine Tak Jelas, Jurnal Minta MaafWHO telah memutuskan untuk melanjutkan kembali uji klinis hydroxychloroquine kepada pasien Covid-19, Rabu 3 Juni 2020. Menyusul keputusan itu ada pencabutan publikasi sebuah makalah ilmiah dari jurnal medis The Lancet.
Baca lebih lajut »
Punya Kekayaan Rp 14 Triliun, Ini Sumber Pendapatan Cristiano RonaldoCristiano Ronaldo sukses jadi yang pertama sebagai pesepak bola berpenghasilan menembus angka 1 miliar dolar Amerika Serikat (Rp 14 triliun).
Baca lebih lajut »
Lima Kecamatan di Kabupaten Bogor Masih Jadi Sumber Penularan Covid-19Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan masih ada lima kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang menjadi wilayah berisiko tinggi penularan virus corona. Covid-19
Baca lebih lajut »
Amankah Naik Pesawat Saat Ini? |Republika OnlineNaik pesawat saat pandemi Covid-19, penumpang diliputi kekhawatiran tertular.
Baca lebih lajut »
Sandiaga: Millenial Manfaatkan Peluang Usaha Saat Pandemi |Republika OnlineSaat wabah, kebutuhan ekonomi masyarakat akan berbasis kesehatan dan keselamatan.
Baca lebih lajut »
Ketika Susah Tidur Saat Pandemi Berujung Bui |Republika OnlinePolda menyebut, angka kriminal turun selama pandemi, tetapi kasus narkona meningkat.
Baca lebih lajut »