PM Pakistan Kritik Keras Tindakan India di Kashmir

Indonesia Berita Berita

PM Pakistan Kritik Keras Tindakan India di Kashmir
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 63%

Pakistan dan India bersengketa atas wilayah Kashmir.

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Pakistan merayakan hari kemerdekaan dengan duka atas pencabutan status istimewa Kashmir oleh India. Dalam pidatonya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengkritik keras tindakan India atas wilayah Kashmir yang telah lama menjadi sengketa antara kedua negara.

Baca Juga India menguasai Lembah Kashmir yang padat penduduk, dan wilayah yang didominasi Hindu di sekitar kota Jammu. Sementara Pakistan menguasai irisan wilayah di barat yang dikenal sebagai Azad Kashmir. Sedangkan, China memiliki daerah di ketinggian dengan populasi penduduk cenderung sedikit di sebelah utara.

Hari kemerdekaan India hanya berselang satu hari dari hari kemerdekaan Pakistan, yakni pada 15 Agustus. Pemerintah Pakistan menyebut, hari kemerdekaan India tahun ini sebagai"Black Day". Pemerintah Pakistan akan mengibarkan bendera setengah tiang saat perayaan hari kemerdekaan India sebagai bentuk protes atas pencabutan status istimewa Kashmir.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kashmir Memanas, Tiongkok Jadi Rebutan India dan PakistanKashmir Memanas, Tiongkok Jadi Rebutan India dan PakistanIndia dan Pakistan yang memperebutkan wilayah Kashmir sama-sama meminta bantuan Beijing. Kashmir
Baca lebih lajut »

Pakistan Dekati RI Bantu Tekan India soal Kashmir di PBBPakistan Dekati RI Bantu Tekan India soal Kashmir di PBBPakistan merayu Indonesia, China, dan Polandia untuk menekan India di DK PBB soal keputusannya mencabut status daerah istimewa Kashmir.
Baca lebih lajut »

India: Kekhawatiran China Soal Kashmir Salah TempatIndia: Kekhawatiran China Soal Kashmir Salah TempatIndia mengatakan persoalan Kashmir urusan dalam negeri.
Baca lebih lajut »

Kashmir di India Rayakan Idul Adha di Tengah Pembatasan KetatKashmir di India Rayakan Idul Adha di Tengah Pembatasan KetatWarga di wilayah Kashmir yang dikontrol India melakukan ibadah di masjid-masjid pada Hari Raya Idul Adha, tapi larangan keluar rumah pada jam-jam tertentu meredam perayaan di wilayah yang sedang panas sejak New Delhi mencabut otonomi kawasan itu pekan lalu.
Baca lebih lajut »

Kashmir yang Dikuasai India di Bawah Pengamanan Ketat untuk Hari Ke 9Kashmir yang Dikuasai India di Bawah Pengamanan Ketat untuk Hari Ke 9Penduduk di Kashmir yang dikuasai India Selasa (13/8) semakin kehabisan barang kebutuhan sehari-hari sementara lockdown atau larangan keluar rumah menyebabkan orang-orang terkurung di rumah untuk hari
Baca lebih lajut »

India batalkan layanan Samjahuta Express dengan PakistanIndia batalkan layanan Samjahuta Express dengan PakistanIndia pada Ahad (11/8) membatalkan dan menghentikan perjalanan kereta Samajhuta Express, beberapa hari setelah Pakistan melakukan tindakan serupa di ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:32:30