China terus memprioritaskan peningkatan kerja sama bilateral dengan Malaysia.
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menerima kunjungan kehormatan dari Penasihat Nasional sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Keduanya membahas pengembangan ekonomi digital hingga mengatasi inflasi global dan ketahanan pangan.
Baca Juga "Kami berbincang dalam suasana bersahabat selama satu jam, tentang hubungan bilateral serta pentingnya mengembangkan ekonomi digital," katanya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia atas kesempatan yang diberikan kepada perusahaan infrastruktur China untuk terlibat dalam proyek pembangunan nasional, termasuk pelaksanaan proyek East Coast Rail Link yang dimaksudkan China untuk melanjutkan kelangsungan jaringan kereta api yang melibatkan Laos dan Thailand.
Selain itu, ia juga mengucapkan selamat kepada Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang, serta menyatakan keinginan untuk melakukan kunjungan resmi ke China dalam waktu dekat serta melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Xi dan Perdana Menteri Li.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menlu Australia dan China Kembali Buka Dialog di Acara G20 Bali | Kabar24 - Bisnis.comSetelah beberapa tahun bersitegang, Menlu Australia dan China kembali berdialog untuk pertama kali sejak 2019, membuka peluang perbaikan hubungan dua negara.
Baca lebih lajut »
AS Peringatkan akan Bela bila Filipina Diserang, Desak China Stop Provokatif di Laut China SelatanWashington akan membela sekutu Filipina jika pasukannya diserang di Laut China Selatan, kata Menlu AS Antony Blinken
Baca lebih lajut »
Jokowi Terima Kunjungan Kehormatan Menlu China, Apa yang Dibahas? | Kabar24 - Bisnis.comPresiden Jokowi menerima kunjungan Menlu China Wang Yi beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (11/7/2022). Mereka membahas banyak hal, termasuk misi perdamaian Jokowi ke Ukraina dan G20.
Baca lebih lajut »
AS Pantau Langkah China di Asia TenggaraMenteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken akhir pekan ini mengunjungi Thailand ketika pemerintahan Biden melangkah untuk menunjukkan komitmennya pada Asia Tenggara, dalam menanggapi kuatnya pengaruh China di kawasan itu. Di Bangkok, Blinken hari Minggu (10/7) bertemu dengan pejabat-pejabat...
Baca lebih lajut »
Amerika Ketar-ketir Gegara Perusahaan China Ini, Ada Apa?Amerika Serikat (AS) sedang ketar-ketir karena sebuah proyek penggilingan milik perusahaan China, Fufeng Grup, di negara bagian North Dakota.
Baca lebih lajut »