PLN Lanjutkan Penggantian Alat Kedaluwarsa - Berita Utama - koran.tempo.co

Indonesia Berita Berita

PLN Lanjutkan Penggantian Alat Kedaluwarsa - Berita Utama - koran.tempo.co
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 korantempo
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 51%

PLN Lanjutkan Penggantian Alat Kedaluwarsa

JAKARTA – PT PLN akan mengganti meter kWh yang belum ditera ulang dengan alat baru bertanda tera. Penggantian ini dinilai lebih efisien bagi perusahaan."Biaya untuk tera ulang hampir sama dengan melakukan penggantian meter," kata Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, di Jakarta, kemarin. Sementara tera ulang harus melalui proses bongkar-pasang alat dan pengujian, penggantian meter lebih sederhana.

Zulkifli mengaku selama ini pelaksanaan tera ulang oleh perusahaan tersendat keterbatasan fasilitas Kementerian Perdagangan."Tantangan terbesarnya adalah keterbatasan kapasitas laboratorium tera ulang yang dimiliki Kementerian Perdagangan untuk menjangkau pelanggan PLN," ujarnya. Selagi menunggu penggantian meter, PLN tengah menyiapkan aplikasi PLN Mobile versi terbaru. Di dalamnya, PLN menyediakan fitur perekaman mandiri meter kWh pelanggan. Data tersebut akan disimpan dan diproses sebagai dasar tagihan listrik pelanggan. Dengan aplikasi ini, pelanggan dapat memantau penggunaan listrik sehingga perhitungan tagihan lebih akurat.

"Ini tidak bisa sangat cepat sesuai dengan harapan karena butuh waktu untuk pengembangan. Tapi sudah dimulai beberapa bulan lalu sehingga tidak lama lagi akan kami luncurkan," ujar Zulkifli.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

korantempo /  🏆 38. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Belasan Juta Alat Ukur Listrik PLN Bermasalah - Berita Utama - koran.tempo.coBelasan Juta Alat Ukur Listrik PLN Bermasalah - Berita Utama - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »

PLN Siapkan 79 Juta Smart Meter - Berita Utama - koran.tempo.coPLN Siapkan 79 Juta Smart Meter - Berita Utama - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »

Ombudsman Tuntut PLN Bertanggung Jawab - Berita Utama - koran.tempo.coOmbudsman Tuntut PLN Bertanggung Jawab - Berita Utama - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »

PLN Diminta Beri Kompensasi Lonjakan Tagihan Listrik Akibat PSBBPLN Diminta Beri Kompensasi Lonjakan Tagihan Listrik Akibat PSBBDPR Minta PLN memberikan kejelasan mengenai lonjakan tagihan tarif listrik.
Baca lebih lajut »

MA Tolak Kasasi KPK, Eks Dirut PLN Sofyan Basir Tetap BebasMA Tolak Kasasi KPK, Eks Dirut PLN Sofyan Basir Tetap BebasMajelis hakim kasasi MA berpendapat mantan Dirut PLN itu tak terbukti terlibat dalam tindak pidana dalam kasus suap proyek PLTU Riau-I.
Baca lebih lajut »

Di Depan DPR, PLN Tepis Naikkan Tarif Listrik dan Subsidi SilangDi Depan DPR, PLN Tepis Naikkan Tarif Listrik dan Subsidi Silang'Kami sampaikan bahwa lonjakan kenaikan tagihan listrik tidak disebabkan oleh adanya kenaikan tarif listrik ataupun adanya subsidi silang dalam tarif listrik.' PLN via detikfinance
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 16:00:35