PLN mendapatkan alokasi PMN senilai Rp5,86 triliun
Jakarta, CNBC Indonesia -
PT PLN mendapat alokasi Penyertaan Modal Negara tunai untuk tahun anggaran 2024 sebesar Rp 5,86 triliun. PMN tersebut sebagian besar akan digunakan untuk pemerataan akses kelistrikan masyarakat di wilayah 3T. Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PMN sebesar Rp 5,86 triliun tersebut berasal dari cadangan investasi. Alokasi PMN ini digunakan untuk melistriki 2097 desa di seluruh Indonesia, dengan pembangunan jaringan tegangan rendah sepanjang 4363 kilometer sirkuit , jaringan menengah lebih dari 7500 kms, dan peningkatan rasio desa berlistrik menjadi 96,19% di 2024.
"Kemarin dalam RDP antar Menteri BUMN dan Komisi VI DPR RI, PLN diusulkan mendapatkan PLN tahun 2024 sebesar Rp 5,86 triliun," kata dia dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DPR Dukung WIKA Dapat 'Suntikan' PMN Rp 6 T di 2024Komisi VI DPR RI mendukung pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) 2024 kepada BUMN Karya seperti PT Wijaya Karya Tbk.
Baca lebih lajut »
Alami Kerugian hingga Rp500 M, Airnav Ajukan PMNPERUM Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (LPPNPI) atau dikenal Airnav mengajukan penyertaan modal negara (PMN) tunai sebesar Rp659,19 miliar.
Baca lebih lajut »
Kemenkeu Usul ke DPR Suntik PMN AirNav Rp 1,55 Triliun, Ini RinciannyaKemenkeu menjelaskan kepada DPR rincian penggunaan penyertaan modal negara tersebut yang akan diberikan kepada AirNav.
Baca lebih lajut »
Terhantam Pandemi, Airnav Bakal Disuntik PMN Rp 1,55 TAirnav akan mendapatkan PMN tunai Rp 659,19 miliar dan nontunai Rp 892 miliar.
Baca lebih lajut »
PMN Bina Karya Ditolak, Bos IKN Curiga DPR Salah PahamKepala OIKN Bambang Susantono akan melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai sikap Komisi XI DPR yang menolak memberikan PMN ke PT Bina Karya (Persero).
Baca lebih lajut »
Bantu Bereskan Proyek Waskita, HK Mau Disuntik Modal Negara Rp 18 TPT Hutama Karya (Persero) membutuhkan penyertaan modal negara (PMN) Rp 18,6 triliun pada tahun depan.
Baca lebih lajut »