Payou mempertemukan konsumen dan pebisnis secara online di luar marketplace.
. Hal ini mendorong banyak perusahaan rintisan atauCEO Payou, Alam Budi Satriyo Djiwodikromo, mengatakan, bekerja sama dengan jasa layanan antar pihak ketiga untuk mengantarkan produk pada konsumen, biasanya dibebankan biaya 20 persen dari harga jual produk atau potongan"Hal ini tentu menjadi keberatan banyak pebisnis.
Menurut Alam, konsumen tetap akan memesan produk yang lokasinya dekat dengan mereka, dengan melihat kondisi perkiraan panjangnya antrean. "Masalah lain juga muncul, pemain baru akan kesulitan bersaing dengan produsen lain yang sudah memiliki rating positif lebih banyak. Ya, ada plus minus pastinya," ungkapnya.
Alam mengatakan, Payou berusaha mencari solusi untuk mengatasi kendala tersebut. Solusi yang dihadirkan dalam bentuk platform
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 50,3 T Kembangkan UKM Center |Republika OnlineDi UKM Center, pebisnis bisa mendiskusikan kebutuhan finansial mengembangkan usaha.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Polri Periksa Mantan Lurah Grogol Selatan |Republika OnlineMantan Lurah Grogol Selatan bantu menerbitkan KTP-el bagi Djoko Tjandra.
Baca lebih lajut »
Bantu Pelayanan Kontrasepsi, BKKBN Luncurkan Aplikasi Klik KBBantu tingkatkan pelayanan kontrasepsi, BKKBN meluncurkan aplikasi Klik KB.
Baca lebih lajut »
Sandiaga Uno Harap Putra Siregar Sabar dan Tetap Berjuang |Republika OnlinePutra saat ini terus mencetak keberhasilan di bisnis penjualan elektronik.
Baca lebih lajut »
Penjualan SUV Murah Juli 2020, Suzuki XL7 Geser Toyota RushSecara wholesales, pada bulan lalu penjualan mencapai 25.283 unit atau meningkat 103 persen dibandingkan Juni sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Pandemi, Motor |em|Top Level|/em| Triumph Justru Laris Manis |Republika OnlinePenjualan motor top level Triumph justru laris di Indonesia.
Baca lebih lajut »