'Di politik Indonesia ini dinamis. Sangat mungkin, tapi saya kira, kalau dalam formal, mungkin PDIP akan mikir-mikir berkali-kali. Karena sudah ada KIK'
"Di politik Indonesia ini dinamis. Sangat mungkin, tapi saya kira, kalau dalam formal, mungkin PDIP akan mikir-mikir berkali-kali. Karena sudah ada KIK"DETIKNEWS | Jumat 09 Agustus 2019, 08:41 WIB
PBNU memberi tanggapan soal pernyataan Dubes RI untuk Saudi yang menyebut Habib Rizieq tak etis karena melakukan penyerobotan doa saat pemakaman Mbah Moen.DETIKNEWS | Jumat 09 Agustus 2019, 08:18 WIB Aksi guru di SMPN 5 Tobadak, Putu Ayu Suyastini , viral. Bak profesional, Putri dengan santainya menangkap seekor ular piton yang berkeliaran di sekolah.Kode regenerasi kepemimpinan banteng moncong putih sempat terdeteksi dalam canda Megawati. Akhirnya, Megawati jadi Ketum lagi. Isu ketua harian juga ditepisnya.Tiga korban meninggal dunia di kamar mandi ruko yang terbakar diketahui identitasnya.
Ratusan orang diduga dari perguruan silat kembali melakukan di sweeping Desa Sukorejo, Bangorejo Banyuwangi. Massa bahkan merusak rumah dan membakar motor.PDIP terang-terangan meminta jatah kursi menteri paling banyak di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Gayung bersambut, Jokowi pun menyanggupi.Kadishub DKI Syafrin Liputo yakin ganjil-genap bisa mengurangi jumlah kendaraan. Sehingga nantinya juga akan menurunkan polusi udara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Politikus PKB: Kalau Mau Buat NKRI Syariat Jangan di IndonesiaKarding meragukan komitmen kelompok yang membangun narasi NKRI Syariat itu, terhadap Pancasila. AbdulKadirKarding
Baca lebih lajut »
PKB: Jumlah Menteri Untuk Parpol Belum DitentukanKarding mengatakan partai politik baru mengusulkan nama-nama untuk kandidat menteri.
Baca lebih lajut »
Ijtima Ulama GNPF Minta NKRI Bersyariah, PKB: Jangan di IndonesiaPKB: 'Mana ada Pancasila bersyariah, NKRI bersyariah. Enggak ada itu. Pancasila ya pancasila aja, NKRI ya NKRI aja, enggak ada embel-embel.'
Baca lebih lajut »