Pengadaan produk seiring dengan rencana revitalisasi Sungai Bengawan Solo dan Brantas
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pindad menyiapkan pengadaan produk ekskavatornya bernama Excava 200 sebanyak 14 unit. Hal itu seiring dengan rencana revitalisasi Sungai Bengawan Solo dan Brantas.
Dalam rencana pengadaan tersebut, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose melaksanakan penandatanganan kontrak dengan PT Panca Putra Utama. Penandatangan kontrak pengadaan itu merupakan finalisasi dari proses negosiasi pembelian ekskavator sebanyak 14 unit. "Kami berkomitmen untuk selalu mendukung dan menyediakan segala kebutuhan dan permintaan pengguna. Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut ke depannya," kata Abraham dalam siaran pers, Senin .
Dia menyebut, kerja sama selanjutnya diharapkan bisa lebih besar guna membula peluang perkembangan antara kedua perusahaan. Pengembangan bisnis bersama itu nantinya diharapkan dapat menghasilkan nilai tambah bagi keduanya. Sebagai catatan, Excava 200 merupakan salah satu produk alat berat dengan kelas 20 ton. Produk tersebut diproduksi sebagai bagian dari transformasi produk hankam untuk meningkatkan kapabilitas perusahaan, kebutuhan industrial, dan mendukung pembangunan nasional.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sungai Cilamaya Karawang 14 Tahun TercemarAir sungai berwarna hitam pekat itu diuji di laboratorium.
Baca lebih lajut »
Hendak 'Selfie' di Sungai, Wanita Pengantin Baru Tenggelam Bersama 3 Anggota KeluargaMempelai pria dan seorang wanita yang ikut berfoto bersama di sungai berhasil menyelamatkan diri.
Baca lebih lajut »
Krisis Air, Warga Tulungagung Berburu Sisa Genangan SungaiWarga Tulungagung terpaksa berharap ada sisa genangan air sungai yang mulai kekeringan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena krisis air bersih.
Baca lebih lajut »
Air Sungai Cilamaya Karawang Diuji LaboratoriumSecara kasat mata, warna air Sungai Cilamaya hitam dan baunya menyengat.
Baca lebih lajut »
Anggota DPR Minta Pemerintah Cabut Subsidi Pencemar SungaiAnggota DPR RI Dedi Mulyadi meminta pemerintah pusat memberikan efek jera bagi masyarakat yang terbukti mencemari sungai...
Baca lebih lajut »