Emir Moeis diketahui menjadi komisaris anak usaha BUMN PT Pupuk Iskandar Muda sejak Februari 2021.
Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni mengaku kecewa dengan penunjukan mantan terpidana kasus korupsi yang juga Politikus PDIP Emir Moeis sebagai komisaris PT Pupuk Iskandar Muda. PT Pupuk Iskandar Muda sendiri merupakan anak usaha dari perusahaan BUMN, PT Pupuk Indonesia.
Atas kekecewaannya itu, Sahroni meminta agar Menteri BUMN Erick Thohir mempertimbangkan kembali keputusannya dan segera mencari sosok lain yang lebih berkompeten menduduki jabatan komisaris tersebut. Menurut Sahroni, Indonesia masih memiliki banyak sosok yang bersih dan tak peenah bermasalah dengan hukum.
"Prinsip penegakan hukum itu salah satunya adalah memberikan efek jera. Jika sudah jadi napi saja masih bisa dapat jabatan, di mana letak efek jeranya? Kasihan para penegak hukum kita seperti KPK, Kejaksaan, Kepolisian yang telah berusaha keras memberantas korupsi, namun efeknya tidak dirasakan," kata Sahroni.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mantan Koruptor Emir Moeis Disarankan Mundur dari Komisaris Anak Usaha BUMNterpopuler Penunjukan komisaris yang pernah terlibat dalam kasus pidana telah dinilai menyalahi aturan Peraturan Menteri tahun 2020.
Baca lebih lajut »
PSI Kritik Emir Moeis Jadi Komisaris Anak Usaha BUMNMenanggapi Emir Moeis yang menjadi petinggi di anak usaha BUMN, PSI menilai penunjukan itu merupakan salah satu praktek impunitas.
Baca lebih lajut »
Emir Moeis Jadi Komisaris BUMN, MAKI Soroti Syarat IntegritasKoordinator MAKI Boyamin Saiman menyebut penempatan mantan koruptor di perusahaan pelat merah akan berdampak buruk karena tak bisa menjadi contoh yang baik.
Baca lebih lajut »
Profil Emir Moeis, Mantan Koruptor yang Jadi Komisaris BUMN, Sudah Menjabat Sejak Februari 2021Jauh sebelum menjadi komisaris di perusahaan tersebut, pada 20 Juli 2012 Emir Moeis ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK lantaran menerima duit 357.000 dolar AS. mantankoruptor komisarisbumn ptpupukiskandarmuda emirmoeis
Baca lebih lajut »