Polres Klaten menetapkan dua tersangka terkait aktivitas Khilafatul Muslimin.
. Kedua warga Klaten itu masing-masing berinisial IM, 26,pimpinan atau amir Khilafatul Muslimin wilayah Jawa Tengah dan SY, 62, pimpinan atau amir wilayah Klaten.
Dalam konvoi itu, mereka membagikan brosur atau selebaran yang berisi ajakan kepada umat Islam khususnya di Klaten untuk mengikuti ideologi Khilafah. “Kami sudah melakukan pendalaman [kantor Khilafatul Muslimin] terdapat pamflet atau struktur organisasi mulai dari NII, JI, dan struktural secara keseluruhan,” kata Kasatreskrim.Dia mengatakan kegiatan Khilafatul Muslimin di Klaten sudah ada sejak 2009. Pimpinan atau amir wilayah Jateng membawahi Soloraya, Yogyakarta, serta Kudus. Di wilayah Jateng, kelompok itu beranggotakan hampir 500 orang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kesbangpol Jateng: Khilafatul Muslimin Paling Banyak di SolorayaBadan Kesbangpol Jateng menyebut penyebaran anggota Khilafatul Muslimin di wilayahnya paling banyak terdeteksi di Soloraya.
Baca lebih lajut »
Khilafatul Muslimin Juga Ada di Jepara, Seperti Ini AktivitasnyaKeberadaan atau jejak Khilafatul Muslimin juga ditemukan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng).
Baca lebih lajut »
Polisi Ungkap Ormas Khilafatul Muslimin tak Terdaftar di Kemenkumham Tapi Terdaftar sebagai Yayasan - Tribunnews.comHengki juga menyebut, untuk status ormas Khilafatul Muslimin tidak terdaftar resmi di Kementerian Hukum dan HAM.
Baca lebih lajut »
Rekam Jejak Abdul Qadir Hasan Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin yang DitangkaPolisi menangkap Abdul Qadir Hasan Baraja yang diduga memimpin organisasi yang memiliki nilai-nilai yang tak selaras dengan ideologi Pancasila.
Baca lebih lajut »
Abdul Qadir Baraja, Pimpinan Khilafatul Muslimin Ditangkap Pada 7 Juni 2022Selasa, 7 Juni 2022, Pimpinan Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja, ditangkap atas tuduhan penyebaran paham anti Pancasila.
Baca lebih lajut »