Selain IBH, ada 3 nama bakal calon Wali Kota Depok dari hasil Pemira PKS.
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Bakal calon Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono , mengaku siap maju di Pilkada Depok yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020. IBH yang merupakan kader PKS juga mengklaim berada di posisi teratas hasil survei internal PKS dari dua nama kader hasil Pemilihan Rakyat PKS lainnya.
Menurut IBH, jika diusung PKS jadi calon Wali Kota Depok, lawan terberat dalam Pilkada Depok yakni dari petahana, Wali Kota Depok Mohammad Idris. Idris, lanjut dia, bukan kader PKS, namun akan jadi lawan berat PKS."Tapi, bagi saya dan PKS tetap akan kami hadapi dengan strategi yang jitu. Kami siap hadapi semua calon untuk menang, baik dengan empat calon atau head to head," jelasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pilkada Depok 2020, Rama Pratama Siap Bangun KoalisiBakal Calon Wali Kota Depok Rama Pratama menyatakan siap untuk membangun koalisi besar pada Pilkada Depok 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020.
Baca lebih lajut »
Partai Demokrat Usung Petahana di Pilkada Depok 2020Empat parpol koalisi yang bernama Koalisi Tertib, Taat dan Taqwa (Tertata) telah deklarasi untuk mengantarkan kembali Idris sebagai Wali Kota Depok.
Baca lebih lajut »
[UPDATE] Data Covid-19 di Depok: 5 Kasus Baru, 12 Pasien SembuhJumlah pasien yang dinyatakan sembuh di Depok bertambah 12 orang. Total angka kesembuhan Covid-19 di Depok hingga kini sebanyak 511 orang.
Baca lebih lajut »
Kabur dari Aceh Barat, Warga Depok Ini Ternyata Positif Covid-19Hingga Senin malam, DFN sudah dirawat di Rumah Sakit Pertamina Kota Depok, Jawa Barat untuk mendapatkan perawatan medis dari pihak rumah sakit. positifcorona
Baca lebih lajut »
Pasien Covid-19 yang Sembuh di Depok Bertambah 12 Orang |Republika OnlineTotal 511 warga Depok yang positif Covid-19 telah sembuh
Baca lebih lajut »
Menjelang Masa Baru di Bogor, Depok, dan Bekasi - Metro - koran.tempo.coPemerintah kota dan kabupaten di sekitar Jakarta belum menyiapkan aturan adaptasi kebiasaan baru.
Baca lebih lajut »