Pemerintah masih mengkaji usulan gula masuk program bantuan pangan. Petani tebu menilai langkah ini bisa menjaga pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani.
, pemerintah menegaskan belum ada pembahasan resmi terkait penambahan komoditas gula dalam paket bantuan pangan yang saat ini disalurkan kepada jutaan keluarga penerima manfaat. Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq , mengatakan pemerintah terus mencermati berbagai masukan terkait penguatan program bantuan pangan guna mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
"Nah, ini kalau terkait dengan konteks kemandirian pangan ya pastinya itu menjadi hal yang penting. Tapi dalam bantuan pangannya, sepertinya belum ," kata Hanif dikutip dari Antara, Minggu . Ia menjelaskan pemerintah menghargai setiap masukan dari para pemangku kepentingan sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pangan yang tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Karena itu, pembahasan mengenai kemungkinan penambahan komoditas baru dalam bantuan pangan perlu dilakukan secara hati-hati agar kebijakan yang diambil tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas. Hanif menegaskan pemerintah akan terus membuka ruang dialog dan melakukan kajian terhadap berbagai usulan strategis yang berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan nasional. Meski demikian, ia menyebut hingga saat ini belum ada pembahasan khusus mengenai usulan gula menjadi bagian dari komponen bantuan pangan pemerintah.
Saat ini, program bantuan pangan yang berjalan mencakup penyaluran beras kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.
"Kalau sepanjang itu belum , belum kita cermati ya. Karena kan sebenarnya keperluan gula kan juga tidak bisa dianggap dari satu sisi ya, ada sisi lain yang juga perlu kita pertimbangkan gitu," ucapnya. Menurut Hanif, pemerintah tidak hanya mempertimbangkan aspek produksi dan distribusi komoditas, tetapi juga berbagai faktor lain yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, efektivitas program, serta dampaknya terhadap sektor pangan secara keseluruhan. Petani tebu mendorong gula menjadi bagian bantuan pangan nasional.
Pemerintah menyatakan usulan tersebut masih perlu dikaji secara komprehensif. Usulan memasukkan gula ke dalam bantuan pangan sebelumnya disampaikan oleh Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia . Menurut APTRI, penambahan gula pasir dalam program bantuan pangan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan terhadap petani tebu sekaligus menjaga keseimbangan pasar gula domestik. Asosiasi tersebut menilai kebijakan itu tidak hanya membantu meningkatkan kepastian penyerapan hasil produksi petani, tetapi juga dapat mendukung daya beli masyarakat penerima bantuan.
APTRI berpendapat kebutuhan gula dalam bantuan pangan tidak perlu sebesar beras karena tingkat konsumsi gula masyarakat relatif lebih rendah dibandingkan kebutuhan beras. Sebagai gambaran, asosiasi petani tebu tersebut mengusulkan pemerintah menyalurkan satu kilogram gula dalam setiap paket bantuan pangan apabila masyarakat penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram.
Usulan tersebut kini menjadi salah satu masukan yang akan dicermati pemerintah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan produsen pangan dalam negeri.3 jam yang laluGerai Kopi dan Bubble Tea Mulai Pakai Nutri-Level, Menkes Beri Tips Pilih Menu Sehat
Petani Tebu Bantuan Pangan Bansos Pangan Hanif Faisol Nurofiq APTRI
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PG Meritjan Kediri serap tebu target peroleh rendemen 7,5 persenPabrik Gula Meritjan Kediri, Jawa Timur, secara aktif mulai menyerap tebu petani untuk musim giling 2026 ini dengan target perolehan rendemen hingga 7,5 ...
Baca lebih lajut »
PG Meritjan Kediri Targetkan Rendemen Tebu 7,5 Persen di Musim Giling 2026PG Meritjan Kediri optimistis raih rendemen tebu 7,5 persen pada musim giling 2026, lebih tinggi dari tahun lalu. Simak strategi pabrik dan dukungan petani demi swasembada gula nasional.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Deli Serdang Perkuat Petani Muda dengan Pendampingan Intensif untuk Bawang Merah dan CabaiPemerintah Kabupaten Deli Serdang menggalakkan partisipasi pemuda dalam pengembangan pertanian melalui program pendampingan komprehensif untuk komoditas unggulan seperti bawang merah dan cabai, demi meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal.
Baca lebih lajut »
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan AlasannyaPernahkah Anda bertanya-tanya, dari mana asal-usul kesakralan Malam 1 Suro ini?
Baca lebih lajut »




