Petani Tak Ingin Ada Impor

Indonesia Berita Berita

Petani Tak Ingin Ada Impor
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 28 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 70%

Pemerintah perlu lebih cermat melihat daerah-daerah yang produksi berasnya masih potensial menjadi sumber serapan. Ekonomi AdadiKompas

Buruh tani memanggul benih padi varietas Inpari yang berusia satu bulan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa . Buruh tani mendapatkan upah borongan Rp 1,2 juta untuk satu hektare areal sawah yang ditanami. Badan Pusat Statistik memperkirakan luas panen padi Indonesia sepanjang 2022 mencapai 10,61 juta hektar . Angka itu mencakup data potensi produksi periode Oktober-Desember 2022.

JAKARTA, KOMPAS — Petani tidak ingin pemerintah mengimpor beras untuk memperkuat cadangan beras pemerintah atau CBP karena dapat menjatuhkan harga saat panen raya tiba. Petani berharap Perum Bulog memaksimalkan penyerapan beras di dalam negeri selama periode November hingga Desember tahun ini. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional , stok beras Bulog per 13 November 2022 sebanyak 651.437 ton yang terdiri dari CBP 516.292 ton dan sisanya beras komersial. NFA menargetkan Bulog dapat meningkatkan stoknya hingga 1,2 juta ton pada akhir 2022.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

hariankompas /  🏆 8. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Petani Minta Pemerintah Tidak Impor Beras, Ini AlasannyaPetani Minta Pemerintah Tidak Impor Beras, Ini AlasannyaSerikat Petani Indonesia (SPI) meminta pemerintah tidak melakukan impor beras untuk memenuhi stok beras.
Baca lebih lajut »

Bakomubin Ingin Mubalig Dapat Perhatian Khusus dari PemerintahBakomubin Ingin Mubalig Dapat Perhatian Khusus dari PemerintahFungsi mubalig sangat penting bagi bangsa dan negara, di antaranya menjadi penerang, pencerah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat kepada Allah SWT. Kata Wakil Ketum Bakomubin.
Baca lebih lajut »

Pengusaha Minta Pemerintah Tidak Ubah Acuan Penetapan Upah 2023Pengusaha Minta Pemerintah Tidak Ubah Acuan Penetapan Upah 2023Pengusaha meminta pemerintah konsisten dalam menetapkan upah minimum 2023 berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2021.
Baca lebih lajut »

Tak Ingin Kena Diabetes dan Stroke, Penting Skrining Kesehatan DasarTak Ingin Kena Diabetes dan Stroke, Penting Skrining Kesehatan DasarDampak dari penyakit ini, BPJS Kesehatan telah menghabiskan anggaran senilai Rp 17,5 triliun pada tahun 2020.
Baca lebih lajut »

Mulai Go Publik dengan Rino Soedarjo, Gisella Anastasia Tak Ingin Gegabah Dalam Hubungan AsmaraMulai Go Publik dengan Rino Soedarjo, Gisella Anastasia Tak Ingin Gegabah Dalam Hubungan AsmaraMulai Go Publik dengan Rino Soedarjo, Gisella Anastasia Tak Ingin Gegabah Dalam Hubungan Asmara
Baca lebih lajut »

Godok RUU PPSK, DPR Klaim Tak Ada Deadlock dengan PemerintahGodok RUU PPSK, DPR Klaim Tak Ada Deadlock dengan PemerintahDewan Perwakilan Rakyat (DPR) kini tengah menggodok RUU PPSK. Sejauh ini rapat berjalan dengan lancar dan tidak ada deadlock dalam pembahasan regulasi tersebut.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 18:08:15