Varietas 100 hari akan mendukung percepatan tanam sehingga mampu panen September
REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Benih padi varietas Ciherang, Mekongga dan Tropika dipilih petani Lebak di Provinsi Banten, untuk mendukung percepatan tanam karena usia tanam relatif pendek, 100 hari, sehingga panen raya diperkirakan berlangsung pada September 2020. Tujuannya, antisipasi krisis pangan akibat kekeringan dan fase Normal Baru di tengah pandemi Covid-19.
Erna Martina pun menguraikan kinerja pendampingan penyuluh di 11 wilayah kerja yakni Lin Herlina di Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga; Ruyanah ; Sartono dan ; Aris Budiman ; Momon . Penyuluh pusat di Kementerian Pertanian RI, Susilo Astuti selaku pendamping kegiatan penyuluhan pertanian Provinsi Banten mengutip arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo tentang strategi penyediaan bahan pangan yang harus sinergi dengan Protokol Kesehatan atau New Normal.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi: Tidak Semua Sektor Dibuka 100 Persen Saat |em|New Normal|/em| |Republika OnlinePresiden Jokowi menegaskan pembukaan sektor saat new normal secara bertahap.
Baca lebih lajut »
[POPULER TREN] Lion Air Mengudara 10 Juni | Daftar 100 Negara Teraman dari Covid-19Berita populer Tren. Mulai dari Lion Air yang kembali mengudara 10 Juni, viral bumbu Indomie goreng, hingga daftar 100 negara teraman dari Covid-19.
Baca lebih lajut »
Pandemi, 100 Ribu UMKM Migrasi ke Bisnis Online Bersama GojekGojek membantu 100 ribu UMKM mengembangkan bisnis ke ranah daring secara ekosistem dan kemitraan di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kemenhub: Kapasitas pesawat ditingkatkan bertahap hingga 100 persenKementerian Perhubungan menyebutkan kapasitas angkut pesawat terbang akan ditingkatkan secara bertahap hingga akhirnya bisa mencapai 100 persen.\r\n\r\nDirektur ...
Baca lebih lajut »
Gojek Bantu 100 Ribu UMKM Berkembang secara Online selama Pandemi Covid-19Gojek telah membantu lebih dari 100 ribu UMKM untuk berkembang secara online selama pandemi Covid-19 tiga bulan terakhir ini.
Baca lebih lajut »