Petani Cilacap Mengadu ke Ketua KPK Soal Kebijakan Impor Beras

Indonesia Berita Berita

Petani Cilacap Mengadu ke Ketua KPK Soal Kebijakan Impor Beras
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 25 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 59%

Petani Cilacap Mengadu ke Ketua KPK Soal Kebijakan Impor Beras petani

jpnn.com, JAKARTA - Puluhan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Mandiri Pangan Kabupaten Cilacap, Kecamatan Majenang, Jawa Tengah mendesak Ketua KPK Firli Bahuri untuk menelisik keberadaan dugaan mafia di balik kebijakan impor beras.

“Kami meminta Ketua KPK segera mengusut ini , apa ada mafia di sana? Terus terang kami sangat kecewa, karena sejak dulu kalau sudah impor menjelang panen pasti yang rugi petani. Beras jadi murah,” kata Muhamad Ilyas, Jumat saat menyampaikan aksi protes di area persawahan, Kecamatan Majenang. “Kalau alasannya mau nahan harga di pasar , kenapa harus mengorbankan petani? Wong pemerintah saja biasa beli murah kok ke petani, apalagi dirusak dengan impor begini,” ungkapnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Diduga Ada Mafia Impor Beras, Petani di Cilacap Minta Firli UsutDiduga Ada Mafia Impor Beras, Petani di Cilacap Minta Firli UsutPuluhan petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Mandiri Pangan Kabupaten Cilacap, Kecamatan Majenang, Jawa Tengah, menggelar aksi yang meminta Ketua KPK Firli Bahuri untuk menelisik keberadaan mafia di balik kebijakan impor beras.
Baca lebih lajut »

Banyak Petani Belum Miliki Kartu Tani, DPRD : Permudah Petani Peroleh Pupuk |Republika OnlineBanyak Petani Belum Miliki Kartu Tani, DPRD : Permudah Petani Peroleh Pupuk |Republika OnlineHingga Kamis (12/1/2023), baru 25 persen Kartu Tani yang telah didistribusikan.
Baca lebih lajut »

Regenerasi Petani di Boyolali Minim, Anak Muda Pilih Bekerja di PabrikRegenerasi Petani di Boyolali Minim, Anak Muda Pilih Bekerja di PabrikRegenerasi petani di Boyolali sangat rendah, jumlahnya hanya satu berbanding 10 total petani.
Baca lebih lajut »

KPK Akan Panggil Ketua DPRD Tolikara dalam Kasus Lukas EnembeKPK Akan Panggil Ketua DPRD Tolikara dalam Kasus Lukas EnembeKPK berencana memanggil Ketua DPRD Tolikara, Sonny Wanimbo untuk pendalaman kasus suap dan gratifikasi yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe
Baca lebih lajut »

KPK Jelaskan soal Ketua DPRD Tolikara Dampingi Lukas Enembe Saat DitangkapKPK Jelaskan soal Ketua DPRD Tolikara Dampingi Lukas Enembe Saat DitangkapKeberadaan Ketua DPRD Tolikara Sonny Wanimbo yang mendampingi Gubernur Papua Lukas Enembe ketika ditangkap Papua menuai sorotan. Ini penjelasan KPK.
Baca lebih lajut »

KPK Akan Panggil Ketua DPRD Tolikara karena Mengaku Keluarga Lukas Enembe Saat PenangkapanKPK Akan Panggil Ketua DPRD Tolikara karena Mengaku Keluarga Lukas Enembe Saat PenangkapanKPK memastikan akan memanggil siapa pun yang diduga mengetahui rangkaian perbuatan Lukas Enembe.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 08:06:02