Partai-partai politik di DPR berbeda pendapat menyikapi wacana amandemen UUD 1945 untuk menghidupkan lagi GBHN seperti yang dilontarkan PDIP.
TEMPO.CO, Jakarta-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendorong diadakannya amandemen Undang-undang Dasar 1945. Perubahan yang diusulkan ialah pada kewenangan Majelis Permusyawaratan Rakyat menetapkan kembali haluan negara, yang dulu dikenal sebagai Garis-garis Besar Haluan Negara . Untuk itu, diperlukan amandemen terhadap pasal 2 dan 3 UUD 1945 yang mengatur eksistensi, kedudukan hukum, dan wewenang MPR.
Partai Persatuan Pembangunan Sekretaris Jenderal PPP yang juga anggota Komisi Hukum DPR, Arsul Sani, menyatakan partainya juga terbuka terhadap rencana amandemen UUD 1945 dan haluan negara. Dia berpendapat perlunya mengevaluasi Mahkamah Konstitusi.'Soal MK juga harus kita tata ulang. Menurut saya kalaupun putusan MK tetap final dan mengikat, nanti harus dikasih pagar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PDI-P Usul Amandemen Terbatas UUD 1945 agar MPR Jadi Lembaga TertinggiDengan demikian, MPR memiliki kewenangan menetapkan GBHN sebagai pedoman penyelenggaraan pemerintahan.
Baca lebih lajut »
Pimpinan MPR Jelaskan Amandemen Terbatas UUD 1945 Kongres V PDIPWakil Ketua MPR dari PDIP menjelaskan amandemen terbatas UUD 1945 versi kongres V PDIP.
Baca lebih lajut »
Usul Amandemen UUD 1945, PDI-P Pastikan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat'Presiden dalam konsep amandemen terbatas (yang diajukan) PDI-P itu tetap dipilih oleh rakyat,' ujar Basarah.
Baca lebih lajut »
Kongres PDIP Lahirkan 23 Sikap Politik, Amendemen UUD MenguatKongres PDIP 2019 melahirkan 23 sikap politik, salah satunya mendorong amendemen UUD 1945 terkait peran MPR dalam menetapkan GBHN.
Baca lebih lajut »
Lirik Opsi Paket Pimpinan MPR PDIP, Gerindra Kaji Rencana Amandemen UUDMenurut Habiburokhman, rencana penghidupan kembali GBHN itu positif. Namun, dia khawatir wacana amandemen terbatas itu meluas ke aspek lainnya. Gerindra PDIP
Baca lebih lajut »
PDIP Serukan Amandemen Terbatas UUD, Pakar: Langkah MundurAhli tata negara menganggap amandemen terbatas UUD 1945 merupakan langkah mundur.
Baca lebih lajut »