Perusahaan sawit di Papua buka lahan 70 hektar meski izin dicabut, 'Itu termasuk unsur pidana' - BBC News Indonesia

Indonesia Berita Berita

Perusahaan sawit di Papua buka lahan 70 hektar meski izin dicabut, 'Itu termasuk unsur pidana' - BBC News Indonesia
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 50%

Citra penginderaan jauh menunjukkan pembukaan hutan baru pada awal Juli, menyusul pembukaan lahan PT PNM seluas 70 hektar pada Februari. Padahal, KLHK mencabut izin pelepasan kawasan hutan perusahaan itu pada Januari

Akhir dari Podcast

"Saya sarankan sama mereka, kalau tentang itu sebaiknya langsung ke Dinas Kehutanan, karena mereka yang lebih paham tentang status lahan. Apakah itu kawasan APL atau kawasan yang lainnya, tanyakan ke Dinas Kehutanan. Baru kemarin mereka telepon saya," aku Delila. Rosita Tecuari, Ketua organisasi perempuan masyarakat adat Namblong yang mendiami lembah Grime Nawa, mengatakan akibat operasi perusahaan, mereka kehilangan hutan adat tempat mereka menggantungkan hidupnya.

"Kalau tidak dicabut izinnya, berarti hampir sebagian kebun habis. Kami masyarakat adat Namblong kami punya kehidupan cuma dari kebun. "Jadi masyarakat adat kaget kenapa wilayah adat mereka kemudian ada di wilayah konsesi perusahaan tersebut," katanya. Delila Giay dari PTSP Kabupaten Jayapura berkata, saat ini tim lintas dinas telah dibentuk untuk menyelesaikan persoalan ini, termasuk tentang klaim masyarakat adat bahwa tidak pernah melepaskan hak adat mereka atas wilayah tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jokowi Resmikan Wajah Baru Sarinah, Cerita Naik Eskalator Tahun 70-anJokowi Resmikan Wajah Baru Sarinah, Cerita Naik Eskalator Tahun 70-anPresiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan transformasi Sarinah sore ini. Jokowi mengenang saat dirinya berkunjung ke Sarinah pada 1970-an.
Baca lebih lajut »

Tiga Provinsi Baru di PapuaTiga Provinsi Baru di PapuaPapua bertambah tiga provinsi: Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Simak fakta-fakta provinsi baru tersebut dalam sajian interaktif berikut ini.
Baca lebih lajut »

Menjerit, Harga Elpiji 12 Kg di Papua Tembus Sampai Rp 341 Ribu!Menjerit, Harga Elpiji 12 Kg di Papua Tembus Sampai Rp 341 Ribu!Mulai hari ini, harga elpiji nonsubsidi di Merauke sudah dinaikkan oleh agen resmi Pertamina. Sebelumnya, elpiji 12 kilogram biasanya dibeli dengan harga...
Baca lebih lajut »

Kota Jayapura, Papua Digetarkan Gempa Hari Ini Rabu 13 Juli 2022Kota Jayapura, Papua Digetarkan Gempa Hari Ini Rabu 13 Juli 2022Kota Jayapura, Papua Digetarkan Gempa Hari Ini Rabu 13 Juli 2022: Gempa hari ini Rabu (13/7/2022) kembali membuat Indonesia bergetar. Hingga pukul 19.45 WIB, ada satu kali lindu yang terjadi.
Baca lebih lajut »

TNI Temukan 5 Hektare Kebun Ganja Tak Bertuan di Perbatasan RI-Papua NuginiTNI Temukan 5 Hektare Kebun Ganja Tak Bertuan di Perbatasan RI-Papua NuginiKebun ganja seluas sekitar lima hektare ditemukan di Kampung Paitenda-Banda, Distrik Waris, Keerom. Ladang ganja tak bertuan tersebut ditemukan Satgas Pamtas RI-PNG...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 18:31:48