Perusahaan minyak asal Rusia, Lukoil, meminta kepada Presiden Vladimir Putin untuk menghentikan invasi militer ke Ukraina.
CEO Lukoil, Vagit Alekperov merupakan salah satu orang paling kaya di Rusia. Sebagian besar saham Lukoil dipegang oleh miliarder Rusia lainnya, Lenid Fedun.
Lukoil saat ini beroperasi di berbagai negara, dan menjadi produsen minyak mentah terbesar kedua di Rusia, setelah Rosneft. Dampak dari perang yang diinisiasi oleh Rusia telah mulai dirasakan oleh Lukoil. Perusahaan minyak itu tengah menghadapi ancaman pemboikotan di Amerika Serikat, di mana mereka mengoperasikan 230 pom bensin.
Selain itu, berbagai investor saat ini mulai menghindari minyak mentah Rusia karena khawatir bertabrakan dengan sanksi yang bakal dijatuhkan negara Barat. Sebelumnya, miliarder Rusia Mikhail Fridman dan Oleg Deripaska juga menyerukan penghentian perang Rusia-Ukraina. Kedua konglomerat itu bahkan mengirimkan langsung surat ke kantor Presiden Rusia untuk menghentikan perang dengan Ukraina.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pangeran Mohammed bin Salman Telepon Vladimir Putin, Arab Saudi Beri Tawaran untuk Rusia - Pikiran-Rakyat.comPangeran Mohammed bin Salman mengajukan satu tawaran kepada Vladimir Putin terkait invasi Rusia ke Ukraina saat ini.
Baca lebih lajut »
10 Hari Gempur Ukraina, Vladimir Putin Mengaku Rusia Tak Berniat Buruk ke TetanggaVladimir Putin meminta negara-negara tetangga Rusia tidak mengeskalasi situasi di tengah invasi Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »
AS Nyatakan Siap Terlibat Dalam Invasi Rusia ke Ukraina, Semuanya Tergantung Vladimir Putin - Pikiran-Rakyat.comAS nyatakan diri siap terlibat dalam invasi Rusia ke Ukraina. Tetapi Amerika akan tergantung pada tindakan Presiden Rusia, Vladimir Putin
Baca lebih lajut »
'Vladimir Putin Pembunuh' - Penyerang Persipura Jayapura Minta Warga Rusia MelawanPutin memerintahkan operasi militer ke Ukraina pada 24 Februari 2022. Liga1 Persipura
Baca lebih lajut »
H&M Hingga Apple, Ini Deretan Perusahaan Raksasa yang 'Hukum' RusiaSejumlah perusahaan memutuskan hubungan membatasi, hingga menghentikan penjualan mereka di Rusia. Ini rinciannya.
Baca lebih lajut »
Inggris Tutup Perusahaan Rusia dari Pasar AsuransiInggris akan melarang perusahaan-perusahaan Rusia dari pasar asuransi London, pusat asuransi komersial dan khusus terbesar di dunia, kata kementerian keuangannya, Kamis waktu setempat.
Baca lebih lajut »